Gaza, MINA – Bulan Sabit Merah Palestina pada Jumat (27/3) memfasilitasi evakuasi medis 47 warga Palestina dari Jalur Gaza melalui penyeberangan perbatasan Rafah dengan Mesir, yang beroperasi di bawah pembatasan ketat Israel, demikian laporan Pusat Informasi Palestina.
Dalam pernyataannya, organisasi tersebut mengatakan evakuasi mencakup 17 pasien dan 30 pendamping yang dipindahkan dari rumah sakit rehabilitasinya di Khan Yunis ke Rafah, sebelum perjalanan mereka ke luar negeri untuk berobat.
Operasi ini dilakukan setelah penutupan sementara aktivitas di penyeberangan tersebut. Tim Bulan Sabit Merah mengoordinasikan proses evakuasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas terkait, memastikan transportasi dan penanganan pasien yang aman.
Organisasi tersebut mengatakan evakuasi medis tetap menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang sedang berlangsung untuk mendukung korban luka dan sakit, terutama karena sistem kesehatan Gaza menghadapi tekanan ekstrem.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Kendaraan WHO mendampingi bus yang membawa pasien dan pendamping mereka ke penyeberangan.
Rafah dibuka kembali pada 19 Maret di bawah pembatasan ketat setelah ditutup hampir 20 hari pasca pecahnya perang AS-Israel melawan Iran.
Sejak dibuka kembali, para penyeberang melaporkan perlakuan keras dari Israel, termasuk interogasi berkepanjangan dan penahanan sementara sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan.[]
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic