Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Ultimatum 60 Hari kepada Hamas Lucuti Senjata

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 17 Februari 2026 - 13:31 WIB

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:31 WIB

28 Views

Brigade Al-Qassam (foto: ig)

Gaza, MINA – Pendudukan Israel pada Senin (16/2) menyatakan akan memberikan ultimatum 60 hari kepada gerakan perlawanan Palestina, Hamas untuk melucuti senjatanya, dengan ancaman akan melanjutkan perang jika tidak mematuhinya.

Sekretaris Kabinet Israel, Yossi Fuchs mengatakan dalam sebuah konferensi di Yerusalem bahwa Hamas harus menyerahkan semua senjatanya, termasuk senapan, seperti dikutip oleh portal berita The Times of Israel.

Fuchs mengklaim, jangka waktu 60 hari tersebut diminta oleh pemerintahan Amerika Serikat. “Kami menghormatinya,” katanya.

Tanpa mengonfirmasi kapan tepatnya ultimatum itu akan dimulai, Fuchs mengatakan bahwa kemungkinan akan dimulai dengan pertemuan Dewan Perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump pada 19 Februari mendatang.

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

“Kami akan mengevaluasinya. Jika berhasil, bagus. Jika tidak, maka IDF (tentara Israel) harus menyelesaikan misinya,” ujarnya.

Belum ada komentar langsung dari Hamas atau Washington mengenai klaim Israel tersebut.

Sebelumnya, Hamas telah menolak seruan untuk menyerahkan senjatanya, dan malah mengusulkan agar senjata tersebut disimpan atau dibekukan.

Hamas menegaskan, mereka adalah gerakan perlawanan terhadap Israel, yang oleh PBB dianggap sebagai kekuatan pendudukan di wilayah Palestina.[]

Baca Juga: Smotrich Ancam akan Hancurkan Beirut Seperti Khan Younis di Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda