Roma, MINA – Pemerintah Italia menyatakan siap mengirim pasukan militernya demi membantu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam upaya membangun perdamaian di Palestina.
“Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan perdamaian di Timur Tengah menyusul eskalasi memanas sejak Israel melancarkan agresi brutal ke Jalur Gaza dan kini mulai menggempur Lebanon,” kata Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani dalam sebuah wawancara seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (5/10).
“Tujuan ini mungkin untuk waktu yang terbatas dengan kehadiran misi PBB yang dipimpin Arab Saudi berkoordinasi dengan otoritas Palestina,” imbuhnya.
Tajani menambahkan, situasi terkini di Timur Tengah, terutama di Gaza dan Lebanon kian mengkhawatirkan.
Baca Juga: Warga Paris Gelar Aksi Peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina
Terlebih, Israel pekan lalu juga telah melancarkan serangan ke markas besar Hezbollah di Beirut hingga menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Hassan Nasrallah.
Tajani saat ini juga terus berkomunikasi dengan Israel, Lebanon, dan Iran untuk memantau situasi di sana.
“Kami memantau situasi darurat dan siap mengevakuasi warga negara kami. Kami menghimbau semua orang untuk segera meninggalkan tempat itu,” katanya.
Berbicara upaya perdamaian di Palestina, Majelis Umum PBB telah mengadopsi resolusi yang berisikan desakan terhadap Israel untuk mengakhiri pendudukan ilegalnya di Palestina dalam 12 bulan ke depan pada Rabu (18/9) lalu.
Baca Juga: UNICEF Laporkan Lebih dari 9.000 Kasus Malnutrisi Akut pada Anak-Anak Gaza
Resolusi yang digagas Palestina ini diadopsi dengan perolehan suara sebanyak 124 negara mendukung dan 12 negara menolaknya. Sementara itu, sebanyak 43 negara memilih abstain dalam voting resolusi ini. (KR)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Swiss Evakuasi 13 Anak Gaza yang Terluka dalam Operasi Kemanusiaan Tahap Dua















Mina Indonesia
Mina Arabic