Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Lampung Timur Gelar Tabligh Akbar

Lampung Timur, MINA – Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Niyabah Lampung Timur adakan Tabligh Akbar, Ahad (7/11) di Masjid At-Taqwa Desa Sidomakmur Kompleks Madrasah Al-Fatah, Lampung Timur.

Hadir sebagai pembicara pada Tabligh Akbar tersebut, Pembina Ponpes Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Lampung, Ustaz Abdullah Mutholib, S. Pd.I., Mudirus Shuffah Ponpes Al-Fatah Al-Muhajirun, Muflihudin, Lc., dan salah satu pengurus Lembaga Bimbingan Ibadah dan Penyuluhan Islam (LBIPI) Biro Lampung, Ustaz Ahmad Mukhlasin, S.Pd.I.

Naibul Imaam Niyabah Lampung Timur, Faturohman dalam sambutannya menyampaikan, Tabligh Akbar yang mulanya rutin diadakan selama tiga bulan sekali, akhirnya tertunda selama hampir dua tahun terakhir akibat pandemi COVID-19.

Alhamdulillah kini terlaksana dan insya Allah akan kembali dirutinkan tentu dengan protokol yang dianjurkan pemerintah, kita laksanakan semampu kita,” ujarnya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Kasim selaku Kepala Desa Sidomakmur yang selalu ikut andil dan mendukung kami utamanya dalam pembangunan yang kami lakukan baik itu pembangunan Madrasah ataupun Masjid,” katanya.

Ketua Panitia Tabligh Akbar, Setiadi Rohmansyah yang juga adalah Amir Syubban Niyabah Lamtim dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Naibul Imaam yang telah memberi kepercayaan kepada kami kaum pemuda untuk mengatur acara Tabligh Akbar.

“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada Na’ibul Imaam yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengatur acara ini, semoga dengan kepercayaan yang beliau berikan kepada kami dapat menjadi pelajaran agar kami para Syubban dan Fatayat selalu siap saat diberi amanah,” jelasnya.

Kepala Desa Sidomakmur, Muhammad Kasim yang hadir pada Tabligh Akbar tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena dapat diadakan kembali Tabligh Akbar rutin yang sempat tidak terlaksana karena situasi pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur acara Tabligh Akbar ini dapat diadakan kembali yang hampir selama dua tahun sudah tidak terlaksana karena situasi pandemi Covid-19 dan sekarang dapat terlaksana kembali walau tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya. (L/Iwn/R12/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)