Teheran, MINA – Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Shahram Irani merespon rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memblokade Selat Hormuz, dengan menyebut ancaman tersebut sebagai sesuatu yang “konyol” dan tidak realistis di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Laksamana Muda Shahram Irani menegaskan bahwa pihaknya terus memantau seluruh aktivitas militer Amerika Serikat di kawasan. Ia menyatakan ancaman blokade itu muncul setelah kegagalan Washington dalam menghadapi Iran dalam konflik yang sedang berlangsung.
Menurut Irani, Angkatan Laut Iran memiliki kendali kuat di wilayah strategis tersebut dan siap merespons setiap langkah agresif. Press TV melaporkan, Senin (13/4).
Ia juga menilai pernyataan Trump lebih bersifat propaganda politik ketimbang langkah militer yang realistis di lapangan.
Baca Juga: Naiknya Biaya Perang Tekan Ekonomi Israel, Rugi Rp45 Triliun per Pekan
Sebelumnya, Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz setelah perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan.
Washington bahkan memerintahkan Angkatan Lautnya untuk mencegat kapal yang dianggap bekerja sama dengan Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa setiap upaya militer asing yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran dan dapat memicu respons keras. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan AS-Israel telah Bunuh 3.300 Orang Lebih di Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic