JK Tegaskan Perlunya Perkuat Pelaksanaan Nilai-Nilai Ajaran Islam

Jakarta, MINA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan perlunya memperkuat pelaksanaan nilai-nilai ajaran Islam yang berkaitan dengan masalah Muamalah, seperti, nilai-nilai kejujuran, ukhuwah (persaudaraan), tasamuh (toleran), ta’awun (gotong royong), rasa damai.

Sambil mengutip kajian pakar dari Georgetown University , Amerika Serikat yang bertajuk ‘How Islamic are Islamic Countries, Kalla mengatakan, negara seperti Swedia, New Zealand, Jepang justru lebih unggul dalam pelaksanaan nilai Islam dibanding Indonesia yang dalam peringkat ke 140 dari 208 negara yang diteliti,” kata JK pada penutupan Tanwir Muhammadiyah, di Bengkulu. Demikian keterangan tertulis DMI yang diterima MINA, Selasa (19/2).

Menurut Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), upaya pencerahan yang menjadi tema Tanwir, harus mampu mendorong penguatan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dia juga menilai masjid-masjid di Indonesia sudah tumbuh dan berkembang, sholat subuh, tablig, ramai,

“Namun harus ada ikhtiar yang keras untuk penguatan Islam sebagai sistem tata nilai yang meresap dalam praktek keberagamaan sehari hari menjadi tantangan besar Organisasi Masyarakat (Ormas-ormas Islam dewasa ini,” ujarnya. (L/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)