Barcelona, MINA – Kapal-kapal Global Sumud Flotilla berlabuh di dermaga Barcelona, sebelum berangkat menuju Gaza, demikian laporan Anadolu Agency.
Dibentuk untuk mematahkan blokade di Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, Flotilla kali ini akan berlayar dengan partisipasi yang lebih luas, dengan kontribusi terbesar berasal dari Spanyol.
Sekitar 70 kapal yang membawa hingga 1.000 relawan dari 70 negara diperkirakan akan berangkat pada Ahad (12/5), hampir dua kali lipat ukuran misi sebelumnya pada September 2025.
Juru bicara Flotilla, Pablo Castilla mengatakan inisiatif ini bertujuan untuk mengutuk keterlibatan internasional dalam tindakan Israel di Gaza, menuntut akuntabilitas dan membangun koridor kemanusiaan melalui laut dan darat.
Baca Juga: Polisi London Tangkap Lebih dari 500 Demonstran Pendukung Palestine Action
Ia mengatakan perhatian internasional terhadap Gaza telah menurun karena perkembangan regional baru-baru ini, seraya menambahkan bahwa Israel telah mengintensifkan blokade-nya, membatasi masuknya bantuan, memperluas pemukiman dan mempercepat perampasan tanah.
Ia menekankan bahwa misi ini mematuhi hukum internasional. Greenpeace juga akan berpartisipasi dalam misi ini bersama dengan organisasi non-pemerintah lainnya.
Pada September lalu, flotilla tersebut berlayar dari Spanyol, dan akhirnya terdiri dari 43 kapal dan 462 orang. Sebelum dapat mencapai Gaza, pasukan Israel menaiki kapal-kapal tersebut dan menahan para peserta, termasuk aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg.
Penyelenggara mengatakan flotilla tahun ini akan menjadi misi terbesar sejauh ini, dengan lebih dari 1.000 peserta dan 100 kapal yang sejalan dengan mobilisasi darat. []
Baca Juga: Perundingan dengan Iran Gagal, Trump Ancam Blokade Selat Hormuz
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic