Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo: Penutupan PLTD Percepat Transisi Energi Bersih dan Hentikan Impor BBM

Mujiburrahman Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 9 April 2026 - 14:57 WIB

Kamis, 9 April 2026 - 14:57 WIB

13 Views ㅤ

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)

Magelang, MINA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dengan menutup sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di berbagai wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik pertama di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa langkah penutupan PLTD merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) impor, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kita akan menutup banyak PLTD. Ini bagian dari upaya kita beralih ke energi bersih dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM,” ujar Presiden.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi negara. Ia menekankan bahwa penghematan dari berkurangnya impor BBM dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Presiden Prabowo optimistis, dengan langkah yang konsisten dan terukur, Indonesia bahkan berpotensi menghentikan impor BBM dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau kita konsisten, kita bisa menghemat devisa besar, bahkan menutup keran impor dalam beberapa tahun mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menyoroti pentingnya pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari ekosistem energi bersih. Peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik di Magelang disebut sebagai tonggak penting dalam mendukung transformasi sektor transportasi nasional.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong investasi dan inovasi di bidang energi terbarukan serta kendaraan listrik guna mencapai kemandirian energi sekaligus menekan dampak perubahan iklim.

Langkah ini dinilai sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi karbon dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan di masa depan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda