Kebakaran di Kebon Jeruk, Korban Penuhi Tiga Tempat Pengungsian

Jakarta, MINA – Kebakaran di kawasan Kebon Jeruk Jakarta pada Ahad (6/10) mengakibatkan setidaknya 70 rumah hangus dan 536 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Hingga Selasa (8/10) tadi warga terdampak berangsur memenuhi tiga posko pengungsian yang disediakan Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta.

Kordinator Darling Dompet Dhuafa (DD) Asep mengatakan, mereka tinggal dalam tenda hanya berbekal barang yang berhasil terselamatkan.

Merespon kejadian tersebut, Lembaga Filantropi dan Dompet Dhuafa mendirikan Pos Hangat untuk tempat pendistribusian makanan dan minuman untuk kebutuhan  pagi dan malam hari para masyarakat yang terdampak.

Asep menjelaskan, DD melakukan kegitan Dapur Keliling (Darling) dan mendirikan pos hangat untuk penyitas kebakaran pemukiman padat di Jalan Kebon Jeruk XIII, Jakarta, demikian rilis Dompet Dhuafa yang diterima MINA.

Pos Hangat yang didirikan oleh Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa untuk meredam kegelisahan dan kekhawatiran warga karena kekurangan bahan makanan akibat api yang melalap pemukiman. Sebagai langkah untuk menghidangkan berbagai macam minuman siap saji, serta perlengkapan sehari-hari bagi warga korban kebakaran.

“Selain minuman ada pula makanan yang terhidang setiap pagi termasuk hari ini (Selasa,8/10). Menurutnya, pos hangat ini akan hadir selama tiga hari ke depan,” imbuhnya.

”Ada salah seorang warga yang terdampak kebakaran tersebut, Hendri, mengaku “terbantu dengan adanya pos hangat untuk menemani malam yang tidak kunjung membuatnya terlelap. Adanya pos hangat ini sangat membantu dan pelayannya ramah, sabar, dalam melayani warga di sini. Bermanfaat untuk menemani kami yang susah tidur dan begadang,” pungkasnya. (R/Gun/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)