Kemenkes Palestina Apresiasi Pembangunan Tahap Dua RSI di Gaza

Cibubur, Bekasi, MINA – Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza Dr. Ashraf A. AbuMhadi mengatakan apresiasinya terhadap lanjutan pembangunan tahap dua RS Indonesia di Gaza.

“Kami sebagai pejabat kesehatan meyakini peran RSI sangat meringankan beban masyarakat Gaza. Maka saya mengucapkan apresiasi setinggi tingginya kepada tim yang saat ini sedang membangun tahap ke dua,” ujar Ashraf saat wawancara bersama Radio Rasil di Cibubur, Bekasi, Senin (27/1).

“Saya mengetahui bahwa mereka (para relawan) telah berkorban meninggalkan sanak keluarga, kampung halaman di Indonesia untuk tujuan yang mulia. Seluruh masyarakat Gaza khususnya Gaza Utara berbangga atas hadirnya RSI ini,” katanya.

Ia mencatat, RS Indonesia di Gaza Utara telah menjadi rumah sakit utama yang melayani sekitar 450.000 orang sejak diresmikan.

“Sejak diresmikannya RSI beberapa tahun lalu, sudah terasa manfaatnya bagi masyarakat Gaza baik dalam keadaan darurat maupun untuk pelayanan kesehatan biasa,” katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan pada pelayanan kesehatan masih sangat tinggi di Gaza, sehingga Kemenkes Palestina sangat mengapresiasi lanjutan pembangunan dari RS Indonesia.

“Keadaan tidak kunjung membaik di Gaza, terbatasnya listrik, bahan makanan, terutama gas yang tidak ada supply beberapa minggu ini dan banyaknya pasien yang perlu rujukan kesehatan ke luar Gaza, namun mereka kesulitan untuk mengaksesnya,” tambahnya.

Pembangunan Rumah Sakit Indonesia tahap dua di Gaza dilakukan oleh 29 relawan dari jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah se-Indonesia yang beramal salih atas nama lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee MER-C) yang berpusat di Jakarta. (L/RA1/R6/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)