Ketua OJK: Pemerintah Dukung Perkembangan Sektor Keuangan Syariah di Indonesia

Jakarta, 28 Dzulhijjah 1437/30 September 2016 (MINA) – Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan, pemerintah sangat mendukung perkembangan sektor keuangan syariah di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Global Islamic Finance Awards di Ballroom Fairmont Hotel, Jakarta, Kamis (29/9) malam.

Muliaman menyebutkan, hal ini ditunjukkan dengan diterbitkannya master plan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia yang memberikan arah strategis pengembangan keuangan syariah Indonesia serta dibentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah.

“Konferensi Keuangan Syariah diselenggarakan bertujuan untuk memetakan strategi pengembangan keuangan syariah ke depan,” kata Muliaman, sebagaimana dilaporkan laman resmi Sekretaris Kabinet yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat (30/9).

Strategi ini, lanjut Muliaman, diharapkan dapat memitigasi risiko dan tantangan industri serta membantu pemenuhan kebutuhan syariah dalam mendorong ekspansi, pertumbuhan dan pengembangan keuangan syariah di era normal.

Ia juga mengungkapkan GIFA merupakan penghargaan bagi para pelaku di industri jasa keuangan maupun individu atas kesuksesan dan kontribusi dalam pengembangan keuangan syariah dalam skala global.

 “Dengan demikian, Indonesia tidak diragukan lagi, memiliki potensi yang luar biasa untuk lebih mengembangkan keuangan syariah dunia,” katanya.

Sebagai informasi, Indonesia berada pada peringkat 6 di tahun 2016 dari 28 negara yang disurvei oleh Islamic Financial Country Index dan terus memiliki peningkatan.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Selain itu, acara ini juga turut dihadiri Ketua Global International Finance Awards,  Emir of Kano Muhammadu Sanusi II, Governor of Astana International Financial Centre (AIFC) Kairat Kelimbetov, Assistant Governor Bank Negara Malaysia Dato Bakarudin Ishak, dan para Duta Besar negara sahabat serta perwakilan organisasi lainnya. (T/P010/R05)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)