Keutamaan Dzikir Hasbunallah Wani’mal Wakil

Oleh: Ali Farkhan Tsani, Khatib Pesantren Al-Fatah Bogor, Redaktur Senior Kantor Berita MINA

 

Di dalam Al-Quran ada kalimat dzikir yang sangat masyhur, yaitu pada ujung ayat :

حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ

Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (QS Ali Imran/3: 173).

Selengkapnya ayat menyebutkan:

ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا۟ لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَٰنًا وَقَالُوا۟ حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ

Artinya: (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (QS Ali Imran/3: 173).

Ayat ini berkaitan dengan kaum Musyrikin pada jaman Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam  yang secara represif menyerang kaum Muslimin saat itu.

Maka, dibuatlah opini di masyarakat yang menakut-nakuti umat Islam dengan mengatakan bahwa persekongkolan jahat orang-orang Kafir hendak memusnahkan pengikut setia Nabi. Umat juga ditekan dengan intimidasi bahwa tidak akan ada kekuatan untuk menahan rencana jahat mereka.

Namun intimidasi itu justru semakin meningkatkan keyakinan dan kepercayaan umat Islam terhadap apa yang Allah janjikan kepada mereka,dan tidak membelokkan mereka dari tekad mereka. Mereka yakin dengan pertolongan Allah, yang mereka ungkapkan dalam kalimat, ”hasbunallah wani’mal wakil”,artinya cukuplah Allah sebagai penolong kami.

Inilah dzikir “Hasbunallah Wani’mal Wakil” sebagai salah satu bacaan yang sering diucapkan oleh para Nabi dan ulama salafus shalih, baik dalam keadaan lapang maupun saat menghadapi cobaan besar ataupun fitnah yang berat.

Kekuatan dzikir “Hasbunallah Wani’mal Wakil” melebihi kekuatan apa pun di dunia ini, serta menegaskan semangat tauhid pada diri orang Mukmin. Yaitu bahwa hanya kepada Allah sajalah tempat untuk berserah diri, dan pengakuan bahwa semua makhluk ciptaan-Nya adalah lemah atau tidak abadi.

Kalimat “Hasbunallah Wani’mal Wakil”  ini juga yang diucapkan Nabi Ibrahim ketika hendak dikemparkan ke dalam bara api oleh pasukan Raja Namrud.

Disebutkan, Malaikat Jibril saat itu turun dan menawarkan bantuan kepada Nabi Ibrahim, “Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku?” Nabi Ibrahim menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”.

“Hasbunallah wa ni’mal wakil” itulah kalimat yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim.

Maka Allah pun berfirman, “Hai api, menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”. Allah pun menjadikan api yang panas itu dingin seketika. Nabi Ibrahim pun tidak terbakar.

Demikian halnya dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para sahabat ketika menghadapi ancaman dari pasukan kafir, mereka juga mengucapkan “Hasbunallah wa ni’mal wakil” Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

Semoga Allah senantiasa menjaga dan melindungi para ulama dan habaib, orang-orng shalih, pejuang dakwah, dan Muslimin Muslimat seluruhnya. Aamiin. (A/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)