Keutamaan Membaca Al-Quran

Oleh Bahron Ansori, jurnalis MINA

Al Quran adalah Kalam Ilahi. Ia menjadi pedoman dalam kehidupan seorang muslim. Berikut adalah beberapa keutamaan Al Quran.

1. Firman Alloh Ta ‘ala, “Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.”
(Qs. An-Nahl: 89)

2. Firman Alloh Ta’ala, “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Alloh, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Alloh menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Alloh mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.”
(Qs. Al-Ma’idah: 15-16).

3. Firman Alloh Ta ‘ala, “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi ouang-orang yang beriman.” (Qs. Yunus: 57).

4. Sabda Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa ‘at bagi pembacanya.” (HR. Muslim dari Abu Umamah).

5. Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiallohu ‘anhu, katanya : Aku mendengar Rasul shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Didatangkan pada hari KiamatAl-Qur’an dan para pembacanya yang mereka itu dahulu mengamalkannya di dunia, dengan didahului oleh surat Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surat ini.” (HR. Muslim).

6. Dari Utsman bin Affan radhiAllohu ‘anhu, katanya: Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari)

7. Dari Ibnu Mas’ud radhiallohu ‘anhu, katanya : Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Alloh maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi).

8. Dari Abdullah bin Amr bin Al ‘Ash radhiallohu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an: “Bacalah, naiklah dan bacalah dengan pelan sebagaimana yang telah kama lakukan di dunia, karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca.” (HR. Abu Dawud dan AtTirmidzi).

9. Dari Aisyah radhiAllohu ‘anhu, katanya : Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Quran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

Dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya.

10. Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma, Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak boleh hasut kecuali dalam dua perkara, yaitu: orang yang dikaruniai Alloh Al-Qur’an lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Alloh harta lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

Semoga kita semakin yakin bahwa membaca Al-Quran akan mendapatkan pahala berlipat ganda.(RS3/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)