Yerusalem, MINA – Polisisi Israel mencegah ribuan jamaah Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa untuk menghadiri shalat Jumat (20/6), dan hanya mengizinkan beberapa ratus orang saja.
Saksi mata mengatakan, polisi Israel dikerahkan sejak dini hari di gerbang Kota Tua Yerusalem dan gerbang luar Masjid Al-Aqsa, mencegah ribuan jamaah masuk.
Dia menambahkan, polisi Israel hanya mengizinkan sekitar 450 jamaah memasuki Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat Jumat.
Sumber-sumber di Yerusalem menunjukkan, sebagian besar ruang shalat dan halaman Masjid Al-Aqsa tampak benar-benar kosong dari jamaah, akibat tindakan pembatasan Israel tersebut.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Pada Rabu malam, pasukan pendudukan Israel membuka kembali sebagian gerbang Masjid Al-Aqsa, setelah penutupan total selama sekitar enam hari.
Polisi Israel telah memberlakukan pembatasan masuk ke Masjid Al-Aqsa sejak dimulainya perang pemusnahan di Jalur Gaza pada 7 Oktober, dan pembatasan semakin diperketat pada Jumat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
















Mina Indonesia
Mina Arabic