Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konferensi The Jerusalem Covenant Keluarkan Deklarasi Ahd Al-Quds: Tekad Bersama Hadapi Genosida dan Normalisasi

Arief Rahman Editor : Widi Kusnadi - Senin, 8 Desember 2025 - 07:03 WIB

Senin, 8 Desember 2025 - 07:03 WIB

0 Views ㅤ

Peserta Konferensi The Jerusalem Covenant

Istanbul, MINA – Konferensi The Jerusalem Covenant (Iradah) di Istanbul resmi berakhir dengan pembacaan Deklarasi Ahd Al-Quds, Ahad (7/12). Deklarasi tersebut berisi  pernyataan sikap bersama dunia Arab dan Islam untuk menghadapi genosida Israel di Gaza dan menolak segala bentuk normalisasi hubungan dengan penjajah.

Wartawan MINA, Arief Rahman dari lokasi konferensi melaporkan, lebih dari 300 peserta dari lebih 30 negara hadir dalam pertemuan tersebut, terdiri dari ulama, cendekiawan, dan lembaga pendukung perjuangan Palestina. Dokumen deklarasi dibacakan oleh pemikir Mesir Dr. Muhammad Sulaim al-‘Awwa.

Deklarasi meneguhkan bahwa Yerusalem adalah kota Arab dengan identitas Islam–Kristen, dan bahwa Masjid Al-Aqsha beserta seluruh kompleksnya merupakan hak khusus umat Islam. Genosida di Gaza ditegaskan sebagai kejahatan serius yang menuntut penghentian segera dan penuntutan hukum internasional terhadap para pelakunya.

Selain itu, “Ahd Al-Quds” menolak total normalisasi dan Perjanjian Abraham, menyebutnya sebagai langkah yang mengkhianati nilai-nilai moral dan kepentingan rakyat Palestina.

Baca Juga: Indonesia Tawarkan Diri Jadi Oasis Perdamaian dan Dorong Reformasi OKI

Dokumen tersebut juga menyoroti hak rakyat Palestina untuk melakukan perlawanan, pentingnya pembebasan para tahanan, dan penguatan dukungan terhadap hak kembali para pengungsi.

Rangkaian konferensi ditutup dengan penegasan bahwa Yerusalem tetap menjadi arah perjuangan umat, disertai tekad untuk terus mengupayakan pembebasan Palestina.

Acara ini turut diisi diskusi tematik, pementasan teatrikal bertema Gaza, dan dihadiri delegasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia melalui perwakilan lembaga kemanusiaan dan media nasional.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Indonesia Bergabung Pakta Industri Pertahanan Empat Negara

Rekomendasi untuk Anda