Konfrensi Internasional PAUD Bahas Persiapan Bibit Unggul Menuju 2030

Jakarta, MINA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan konferensi internasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta sejak tangal 4 hingga 7 November 2019.

Konferensi yang diikuti oleh perwakilan dari 15 negara itu, secara resmi dibuka oleh Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Harris Iskandar pada Selasa (5/10) di Hotel Mellenium, Jakarta membahas persiapan bibit unggul sejak usia dini menuju pembangunan berkelanjutan tahun 2020.

“Hal ini sekali lagi menegaskan tentang pentingnya intervensi sumber daya manusia masa depan sejak usia dini, baik melalui PAUD maupun Pendidikan Keluarga,” kata Haris.

Merujuk data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih sekitar tujuh persen, imunisasi tidak lengkap 41 persen, tidak memperoleh ASI ekslusif lengkap 48 persen, cacingan 28 persen dan stunting 30,8 persen, berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 dan sumber lain.

“Walaupun pada kasus stunting tidak hanya dialami oleh keluarga miskin, namun dalam banyak kasus gangguan tumbuh-kembang anak, faktor kemiskinan menjadi penyebab utama,” ujarnya.

Selain itu, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran orang tua dalam pengasuhan anak. Hal itu membutuhkan program yang konvergen bersama kementerian dan lembaga terkait.

Konferensi mengangkat tema “Melampaui Akses dan Partisipasi: meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan keluarga sebagai media untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan 2030”.

Seminar ini mempertemukan sekitar 250 peserta internasional dan nasional, yang terdiri atas pembuat kebijakan, akademisi, praktisi, peneliti, dan semua pihak terkait lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini dan pendidikan keluarga, baik dari entitas nasional maupun internasional.

Seminar ini sebagai forum internasional yang membahas isu terkini di bidang PAUD dan pendidikan keluarga. Berbagi praktik baik PAUD dan Pendidikan Keluarga di Indonesia dan negara yang tergabung. Dan mendiskusikan kebijakan PAUD dan Pendidikan Keluarga di berbagai negara. (L/R10/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)