Krisis Bahan Bakar, RS Beit Hanoun Hentikan Layanan

Gaza, MINA – Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengumumkan penghentian layanan vital di rumah sakit Beit Hanoun karena krisis bahan bakar parah yang menyebabkan berhentinya generator pembangkit listrik utama.

“Rumah sakit itu bekerja menggunakan generator kecil untuk menjaga layanan minimumnya selama berjam-jam tambahan,” kata juru bicara kementerian Ashraf al-Qadra dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan¬†Safa yang dikutip MINA, Jumat (18/1).

Dia menambahkan, bahwa krisis semakin cepat pada kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang memaksa kenyataan di tempat pelayanan kesehatan menjadi sulit dan keras seperti yang telah kita peringatkan pada beberapa hari terakhir.

Al-Qadra memperingatkan bahwa lima rumah sakit lain – Rumah Sakit Abu Yusuf Al Najjar di Rafah, Rumah Sakit Al Oyoun, Rumah Sakit Psikiatri, Rumah Sakit Khusus Rantisi untuk Anak-anak dan Rumah Sakit Anak Al Nasr – juga tidak akan dapat memberikan layanan kepada pasien selama beberapa jam mendatang.

Dia menunjukkan, bahwa situasinya makin kompleks dan langkah penghematan tidak lagi dapat dipertahankan, dan penyediaan layanan kesehatan tidak dapat dilakukan lagi.

“Penghentian layanan vital di Rumah Sakit Beit Hanoun berarti merampas 340.000 orang atas hak mereka untuk mendapatkan perawatan, prosedur bedah untuk pasien, layanan laboratorium dan diagnostik, dan penghentian pekerjaan dalam keadaan darurat, layanan kesehatan semalam dan lainnya. Ini berarti semakin memburuknya situasi kesehatan dan kemanusiaan,” kata Al-Qadra.

Dia menyerukan agar pihak-pihak terkait untuk tidak tinggal diam, tanpa ada upaya untuk mengakhiri krisis yang akan terus melanda fasilitas kesehatan lain. Perlu mengambil langkah segera dan serius untuk mengakhiri krisis yang menimpa fasilitas kesehatan pada tahap kritis dan menyakitkan.

Beberapa hari yang lalu, kementerian memperingatkan, bahwa beberapa fasilitas dan layanan kesehatan akan dihentikan dalam beberapa hari karena krisis bahan bakar yang parah.

Kementerian mengalami beberapa krisis, karena kegagalan pemerintah di Ramallah untuk memikul tanggung jawabnya di Jalur Gaza dan pengepungan Israel yang telah berlangsung lebih dari 12 tahun yang lalu.

Menurut kementerian, rumah sakit Gaza membutuhkan 450 ribu liter bahan bakar per bulan, untuk mengoperasikan generator jika terjadi pemadaman listrik antara 8-12 jam sehari. (T/B05/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)