LPPOM MUI Gelar Pelatihan dan Seleksi Auditor Nasional

Bogor, MINA – Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) menggelar pelatihan dan seleksi auditor nasional untuk ketiga kalinya pada 30 Juli sampai 2 Agustus 2018 di Bogor.

“LPPOM MUI juga melakukan penguatan kelembagaan. Salah satunya terus menambah tenaga auditor. Penerapan Undang-undang No. 33 Jaminan Produk Halal (UU JPH) tahun 2014 semakin dekat,” kata Direktur LPPOM MUI Dr. Lukmanul Hakim dalam sambutannya.

Dalam menjaring tenaga auditor yang lebih kompeten dalam bidang halal, maka LPPOM MUI menggelar pelatihan dan seleksi auditor nasional.

Pelatihan dan seleksi ini dihadiri oleh 21 orang dari 12 provinsi yang ada di Indonesia, antara lain: Kalimantan Timur, Banten, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Bengkulu, Papua Barat, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.

Lebih jauh dikatakannya, dalam dinamika sertifikasi  hari ini, pelatihan dan seleksi auditor nasional memegang peranan sangat penting dalam histori sertifikasi halal.

“Saat ini, landasan hukum sangat berbeda. Dengan penerapan UU JPH, hasil audit, hasil pemeriksaan, fatwa memiliki kekuatan hukum positif ,” tambah Lukman.

“Saat ini, sertifikasi halal bukan hanya sebagai kepuasan konsumen namun sebagai amanat undang-undang, ujarnya.

Dia menjelaskan secara legal undang-undang, auditor halal menjadi bagian aparatur sipil yang dikuasakan negara. Langkah-langkah auditor harus bisa dipertanggung jawab dan dipertanggung gugatkan. Oleh karenanya, auditor harus mempunyai pengetahuan, keahlian, sikap dan integritas yang mumpuni.

Sementara Ketua Panitia, Ir. Nur Wahid mengatakan acara ini sebagai pelatihan untuk menjadikan auditor halal yang menguasai kemampuan dasar pemeriksaan, pengungkapan fakta di lapangan, serta pola sikap yang tahan banting. (R/R03/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)