Gaza, MINA – Stasiun penyiaran publik Israel, KAN News, pada Senin (9/2) malam melaporkan Indonesia akan menjadi negara pertama yang berkontribusi pada Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang akan ikut menjaga perdamaian di Gaza selama Fase II gencatan senjata.
Dikutip dari The Jerusalem Post, dalam beberapa bulan sebelumnya, Indonesia memang telah disebut-sebut sebagai negara yang diperkirakan berkontribusi pada ISF bersama dengan UEA, Mesir, Italia, Azerbaijan, Pakistan, Qatar, Turki, dan lainnya, tetapi hingga saat ini, belum ada satu pun negara yang beralih dari janji umum ke kesiapan konkret untuk mengirim pasukan.
Menurut laporan KAN, pasukan Indonesia akan berada di Gaza dalam beberapa pekan, tak lama setelah Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengunjungi Washington untuk menghadiri pertemuan pertama Board of Peace (BoP) pada 19 Februari.
Tentara Indonesia diperkirakan akan mengawasi beberapa garis pertahanan di daerah Khan Yunis dan Rafah di Gaza selatan.
Baca Juga: Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (KSAD) TNI Maruli Simanjuntak pada Senin (9/2) juga menyatakan, TNI AD sudah mulai menyiapkan personel untuk bergabung dalam pasukan perdamaian di Jalur Gaza.
Namun ia menegaskan belum dapat memastikan kapan pengiriman pasukan akan dilakukan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic