Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tokoh Jihad Islam: Dewan Perdamaian Trump Hanya Sandiwara

Arina Islami Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 25 Februari 2026 - 22:25 WIB

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:25 WIB

8 Views ㅤ

Beirut, MINA — Wakil Sekretaris Jenderal Jihad Islam, Mohamed al‑Hindi, menegaskan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanyalah “sandiwara teatrikal” yang tidak mampu menghentikan agresi Zionis Israel di Gaza.

Dalam wawancara dengan saluran satelit Al Jazeera Mubasher pada Rabu (25/2), Mohamed al-Hindi mengatakan pertemuan Dewan Perdamaian tersebut tidak mengubah jalannya di Gaza Strip maupun menghentikan pelanggaran Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.

Menurut Mohamed al-Hindi, Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Trump dibangun atas formula dominasi penuh Amerika Serikat dan jaminan keamanan total bagi Zionis Israel, sambil menolak hak rakyat Palestina menentukan masa depan mereka sendiri. Mengutip Palinfo, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan peran Palestina dalam kerangka Dewan Perdamaian tersebut hanya simbolis, terbatas pada komite teknokrat yang mengurus urusan administratif Gaza tanpa kedaulatan maupun kekuasaan politik.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Mohamed al-Hindi juga mengkritik visi yang diusulkan Dewan Perdamaian Trump karena sepenuhnya mengadopsi posisi Zionis Israel.

Visi itu, katanya, mengaitkan rekonstruksi Gaza dengan syarat kelompok perlawanan menyerahkan senjata tanpa pembahasan serius tentang penarikan pasukan Zionis Israel atau pertanggungjawaban atas pelanggaran gencatan senjata.

Tokoh Jihad Islam itu menegaskan gerakannya tidak pernah menaruh kepercayaan pada pemerintahan AS baik di bawah Trump maupun penerusnya, Joe Biden, karena dianggap memiliki bias pro-Israel yang konsisten.

Ia menambahkan bahwa penerimaan Palestina terhadap kesepahaman sebelumnya terkait Gaza semata-mata bertujuan menghentikan pembantaian warga sipil yang terus berlangsung akibat agresi Zionis Israel.[]

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda