
Menteri Agama
Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin," width="186" height="212" /> Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin,Bandar Lampung, 4 Dzulqa’dah 1435/30 Agustus 2014 (MINA) – Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Calon Jama’ah Haji Indonesia tidak perlu khawatir dengan isu penyebaran virus Ebola.
Menag menyampaikan hal itu saat ditemui Miraj Islamic News Agency (MINA) usai membuka Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) II Math’laul Anwar di Bandar Lampung, Sabtu, (30/8).
“Kami terus berkoordinasi dengan kementerian kesehatan Saudi untuk memonitor perkembangan ini (virus Ebola-red), insya ALLAH tidak perlu khawatir, balai pengobatan kita di Makkah dan Madinah sudah siap, “ kata Menag.
Dia menambahkan, Virus Ebola bisa ditanggulangi karena pemerintah Saudi juga memproteksi penyebarluasan virus ini pada jama’ah haji.
Baca Juga: Tarif Baru AS Harus Jadi Momentum Dorong Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
“Pemerintah Saudi telah menegaskan kepada empat Negara Afrika Barat, yaitu Guinea, Liberia, Nigeria, Sieraleon tahun ini agar tidak mengirimkan jama’ah hajinya, Ebola insya ALLAH bisa ditanggulangi, sudah diproteksi penyebarluasannya, “ tambah Menag.
Menag menjelaskan, kuota Haji Indonesia masih tersisa 276 yang nantinya akan diprioritaskan bagi lansia.
“Kita tunggu sampai 2 September, jika belum juga terisi, kita akan prioritaskan lansia terlebih dahulu dan tentunya masing-masing dengan pendampingnya, “ jelas Lukman. (L/K08/K09).
Baca Juga: Jama’ah Muslimin Banjarnegara Serukan Penguatan Ukhuwah dan Dukungan untuk Palestina di Momen Syawal