Menkes Gaza Lepas Kepulangan Sembilan Relawan RS Indonesia

Gaza, MINA – Menteri Kesehatan Gaza Dr. Abdullatif Al Haj pada Kamis (2/7) melepas kepulangan sembilan relawan pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza.

“Kepada segenap relawan RSI yg akan pulang, kalian telah mengukir sejarah melukis RSI dengan tangan-tangan kalian, suatu amal yang luar biasa, panjang dan sulit. Jauh dari istri dan keluarga bahkan sampai ada yang ditinggal wafat istrinya, mudah-mudahan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ujar Abdullatif di Kantor Kementerian Kesehatan Gaza.

“Tidak lupa kami sampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas amal besar ini. Semoga Allah mudahkan perjalanan kalian sampai di Indonesia berjumpa keluarga dengan selamat. Aamien,” kata Abdullatif.

“Saya mewakili Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya untuk MER-C (Medical Emergency Rescue – Committee) dengan segenap relawannya yang telah bersungguh-sungguh mempersembahkan Rumah Sakit Indonesia untuk rakyat Palestina, khususnya yang berada di Gaza utara,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, MER-C telah berhasil menjadi ujung tombak perantara tersampaikannya bantuan rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina. RSI telah memberikan layanan kesehatan untuk Gaza utara yang berpenduduk padat.

“Saya lihat kerja sama antara Kemenkes Gaza dan MER-C berjalan dengan baik, terbukti telah dapat mewujudkan RSI di Gaza utara menjadi rumah sakit markazi (pusat),” katanya.

“Kami berharap tahap kedua ini segera selesai dan dapat dilanjutkan tahap ketiga berupa klinik dan training center dan di lanjutkan terus programnya bahkan sampai setelah Palestina merdeka,” pungkasnya.

Site Manager Pembangunan RS Indonesia di Gaza, Ir. Edy Wahyudi, mengatakan kepada MINA sebelumnya, ada 33 relawan Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia yang dikirimkan ke Gaza untuk melakukan pembangunan RS Indonesia tahap dua yang diinisiasi oleh lembaga kemanusiaan MER-C, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Fatah.

“Dengan kembalinya sembilan relawan ini maka kini tersisa 22 relawan untuk melanjutkan RS Indonesia tahap kedua,” tambahnya. (R/R7/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Comments are closed.