Jakarta, MINA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI membantah laporan Pentagon (Kementerian Pertahanan AS) yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang akan dijadikan China sebagai lokasi fasilitasi logistik militernya.
“Secara tegas saya ingin menekankan bahwa sesuai dengan garis dan prinsip politik luar negeri Indonesia, maka wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara manapun,” kata Retno Marsudi dalam taklimat media daring, Jumat (4/9).
Seperti dikutip dari Kompas.tv, laporan tahunan Pentagon menyebutkan, China berencana membangun fasilitas logistik untuk militer di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Dalam laporan 200 halaman yang disampaikan pada Selasa (1/9) itu disebutkan beberapa negara yang akan dijadikan pangkalan logistik oleh China.
Baca Juga: Komdigi Beri Batas Waktu Platform Digital Patuhi PP TUNAS, YouTube dan TikTok Disorot
Negara-negara itu yakni Myanmar, Thailand, Singapura, Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, Uni Emirat Arab, Kenya, Syecelles, Tanzania, Angola, dan Tajikistan.
Rencana itu dinilai Pentagon bisa mengganggu operasi militer AS dan berpotensi melancarkan serangan China ke AS. (L/RE1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Angka Kemiskinan di Papua Lampaui Rata-rata Nasional
















Mina Indonesia
Mina Arabic