Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menlu Iran Tantang Trump Buktikan Klaim 32.000 Kematian dalam Kerusuhan di Negerinya

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:02 WIB

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:02 WIB

21 Views

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Foto: Seyed Abbas Araghchi)

Teheran, MINA – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi secara tegas menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa 32.000 orang tewas hanya dalam dua hari kerusuhan di seluruh Iran bulan lalu. Ia menantang Trump untuk membuktikan klaim tersebut.

“Sebagai pemenuhan janji kami untuk transparansi penuh terhadap rakyat kami sendiri, Pemerintah Iran telah menerbitkan daftar lengkap dari semua 3.117 korban operasi teroris baru-baru ini, termasuk sekitar 200 perwira,” tulis Araghchi dalam sebuah unggahan yang dipublikasikan di akunnya di platform media sosial X pada Sabtu (21/2).

“Jika ada yang membantah keakuratan data kami, mohon berikan bukti apa pun,” tambahnya, Press TV melaporkan.

Trump menuduh dalam konferensi pers pada Jumat bahwa 32.000 orang tewas selama kerusuhan Januari di Iran.

Baca Juga: Iran Tantang Invasi Darat, Tegaskan Siap Permalukan Pasukan AS

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat membahas putusan Mahkamah Agung yang membatalkan tarifnya yang luas. Ia tidak memberikan sumber data jumlah korban tewas tersebut.

Pada 26 Januari, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, juga mengecam klaim serupa yang dibuat oleh media berita anti-Iran sebagai “kebohongan besar”. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Dapat Senjata dari AS, Milisi Kurdi Mulai Operasi di Perbatasan Iran-Irak

Rekomendasi untuk Anda