Menpora Optimis Target Juara Umum Tercapai di Asean Para Games 2020

Solo, MINA – Target kembali sebagai juara umum yang dipatok Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun di Asean Para Games 2020 diyakini Menpora Zainudin Amali akan tercapai. Hal itu disampaikan Menpora saat bersilaturahmi dan makan siang bersama dengan seluruh atlet pelatnas Asean Para Games 2020 di Hall Hotel Lor Inn, Solo, Rabu (20/11) siang.

Pada sambutanya, Menpora melihat semangat yang ditunjukan atlet paralympic selama menjalani pelatnas sangat luar biasa. Target mendapatkan 100 medali di ajang Asean Para Games 2020 nanti menurutnya sangat bagus. Apalagi Indonesia sebelumnya berhasil menjadi juara umum Asean Para Games Malaysia.

“Target kembali menjadi juara umum saya kira sangat realistis dan saya yakin bisa tercapai. Saya tadi satu persatu bertemu para atlet pelatnas Asean Para Games 2020, dan semangat mereka sangat luar biasa serta harus kita apresiasi. Kemenpora sendiri akan mendukung sepenuhnya apa yang sudah ditargetkan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima MINA, Kamis (21/11).

Mengenai persiapan atlet selama menjalani pelatnas saya kira semuanya sudah dikoordinasikan antara pihak Kemenpora dan NPC. “Saya kira untuk mendukung jalanya pelatnas tidak ada masalah, kalaupun ada masalah pasti secepatnya akan komunikasikan dengan baik. Intinya saya ingin seluruh atlet konsentrasi penuh dalam menjalani pelatnas. Atlet kita serius dan saya lihat tidak ada beban,” tambahnya.

Ketua Umum NPC Senny Marbun pada sambutanya mengatakan jika kondisi para atlet parlympic yang akan bertanding di Asean Para Games 2020 nanti dalam kondisi 98 %.

“Kita sudah melakukan persiapan sejak bulan Mei dan sekarang atlet semuanya sudah siap. Tinggal izin Tuhan kita bisa kembali menjadi juara umum. Yang penting kita semua terus berdoa dan jangan sombong,” katanya.

ASEAN Para Games 2020 merupakan yang ke-10 diselenggarakan bagi para penyandang disabilitas. Acara multi-olahraga dua tahunan itu akan diadakan setelah Seagames 2019 di Filipina, yaitu pada 18 hingga 25 Januari 2020 mendatang. Peserta berasal dari 11 negara di Asia Tenggara. Filiphina menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya sejak pertama kalinya pada 2005 lalu. (R/LM/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)