MER-C Kirim Relawan dan Tim Medis Bantu Korban Gempa Aceh

Mer-C Peduli Aceh
Mer-C Peduli Aceh

Jakarta, 7 Rabi’ul Awwal 1438/7 Desember 2016 (MINA) – Lembaga kemanusiaaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengirim relawan dan tim medis untuk membantu korban gempa yang melanda Aceh, Rabu (7/12) pagi.

“Kita sudah kirim relawan dan akan disusul tim medis dari MER-C cabang Medan untuk merapat ke lokasi membantu korban,” kata Manajer Operasional MER-C, Rima Manzanaris kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di kantornya.

Rima menjelaskan saat ini, setidaknya ada dua dokter yang sedang menuju lokasi membawa obat-obatan beserta alat kesehatan.

Selain bantuan kesehatan, Rima mengatakan, MER-C juga membuka kesempatan kepada donatur untuk mengirimkan bantuannya melalui rekening Bank Syariah Mandiri 701.565.8937 atas nama Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

Gempa bumi 6,5 SR melanda Aceh Rabu pagi, dirasakan Kuat di Pidie Jaya, Beberapa Rumah Roboh. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pukul 05. 03.36 WIB. Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Gempa tidak memicu tsunami.

Hingga berita ini diturunkan, sekitar 52 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat, 200 orang luka ringan, sekitar 10 ribu orang terdampar.

Sementara 105 unit ruko roboh, 123 rumah rusak berat hingga roboh, 14 masjid rusak berat hingga roboh, satu RSUD Pidie Jaya rusak berat, dan satu unit sekolah roboh.

Hasil analisis peta tingkat guncangan dari BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI).

Seluruh wilayah ini diperkirakan berpotensi mengalami dampak gempabumi berupa kerusakan ringan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser. (L/P004/R05)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)