Medan, MINA – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) cabang Medan mengerahkan tim medis untuk membantu penanganan korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam keterangan yang dibagikan MER-C, tim yang terdiri dari enam tenaga medis, dokter dan perawat, pada Jumat (28/11) mulai melakukan asesmen di Desa Payageli dan Sei Mencirim, sekaligus membagikan bantuan makanan untuk warga terdampak.
Pada Sabtu (29/11), tim membuka posko pelayanan kesehatan di Desa Payageli dan Sei Mencirim, serta menyalurkan bantuan tambahan berupa makanan dan pampers untuk anak-anak.
Hingga kini, sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih terendam dengan akses terbatas, sementara warga membutuhkan bantuan lanjutan mulai dari layanan kesehatan, kebutuhan dasar, hingga dukungan pemulihan pascabencana.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Sedang
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto pada Sabtu (29/11) menyampaikan, dampak dari bencana yang terjadi di Sumatra Utara, hingga saat ini terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 orang hilang.
Korban tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Tapanuli Utara sebanyak 11 orang, Tapanuli Tengah 51 orang, Tapanuli Selatan 32 orang, Kota Sibolga 17 orang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kota Padang Sidempuan 1 orang, serta Pakpak Barat 2 orang. Mandailing Natal tidak melaporkan korban jiwa. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Siang Ini
















Mina Indonesia
Mina Arabic