Banda Aceh, MINA – Sejumlah ruas jalan di wilayah di Provinsi Aceh hingga Sabtu ini dilaporkan masih terkendala dan tidak dapat dilalui pascacuaca ekstrem dan banjir. Beberapa daerah masih aman dan lancar, namun sebagian lainnya mengalami kerusakan berat hingga jalur terputus.
Informasi yang diterima MINA dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Aceh, disebutkan kondisi terkini Jalan Rusak di Aceh, pada Jumat 28 November 2025, Pukul 23.35 WIB.
Daerah aman dan dapat dilalui meliputi: Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Langsa, Aceh Jaya, Aceh Barat, Abdya, Aceh Selatan, Subulussalam, dan Sabang.
Sementara itu, sejumlah jalur mengalami kerusakan parah dan tidak bisa dilalui, di antaranya:
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
-
Bireuen: Jalan nasional Medan–Banda Aceh di Tingkeum Manyang serta jalur Bireuen–Takengon terputus karena jembatan rusak.
-
Lhokseumawe/Aceh Utara: Beberapa titik di jalur Banda Aceh–Medan terendam banjir setinggi 80 cm hingga 1,5 meter, tiga lokasi dinyatakan tidak bisa dilalui.
-
Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues: Laporan menyebutkan wilayah ini belum terhubung karena akses jalan terganggu.
-
Nagan Raya: Jembatan di jalur Melaboh–Takengon putus terseret arus sungai. Namun jalur Melaboh–Abdya masih dapat dilalui meski terdapat kerusakan berlubang.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
-
Aceh Singkil: Dua jembatan di jalur Singkil–Rimo putus, sementara satu titik banjir 60 cm masih bisa dilewati kendaraan besar.
-
Aceh Tengah: Jalur Bener Meriah–Takengon tertutup longsor parah dan belum bisa dilalui.
-
Aceh Tenggara: Akses Kutacane–Belangkejeren terputus akibat kerusakan berat.
Badan terkait masih melakukan pemantauan dan perbaikan di sejumlah titik, sementara pengendara diimbau mencari jalur alternatif dan waspada terhadap kondisi jalan yang belum stabil. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic