SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militan Hezbollah Intensifkan Serangan, Targetkan Basis Militer Israel di Utara

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

9 Views

Seorang prajurit Hizbullah di perbukitan Sheba, Lebanon (Foto: UPI/mahmoud tawil)

Beirut, MINA – Kelompok militan Hezbollah menyatakan meningkatkan intensitas serangan terhadap Israel dengan menargetkan infrastruktur militer dan pasukan di berbagai titik strategis di wilayah Utara.

Eskalasi ini terjadi di tengah konflik yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah pecahnya perang yang melibatkan Iran, Israel, dan sekutunya. Al-Mayadeen melaporkan, Kamis (2/4).

Serangan-serangan tersebut difokuskan pada pangkalan militer, pusat komando, serta fasilitas pertahanan Israel di wilayah utara. Hezbollah menggunakan kombinasi rudal presisi dan pesawat nirawak (drone) untuk meningkatkan efektivitas serangan, sekaligus menunjukkan peningkatan kapasitas militer dan intelijen mereka dalam beberapa waktu terakhir.

Peningkatan serangan ini merupakan bagian dari jawabans Hezbollah terhadap operasi militer Israel yang terus berlangsung di Lebanon.

Baca Juga: Jenderal AL Iran Tegaskan Siap Hadapi AS di Selat Hormuz

Sejak awal Maret 2026, Israel melancarkan serangan udara dan darat yang menargetkan posisi Hizbullah di Beirut, Lembah Bekaa, hingga Lebanon selatan. Serangan tersebut juga menghantam fasilitas komunikasi dan logistik kelompok tersebut.

Konflik antara kedua pihak semakin memanas setelah Hezbollah meluncurkan roket ke wilayah Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran dalam konfrontasi regional.

Sebelumnya, militer Israel juga telah meningkatkan operasi militer dan bahkan berencana memperluas zona penyangga di wilayah Lebanon selatan guna menekan ancaman dari kelompok tersebut.

Dampak dari eskalasi ini sangat signifikan, baik dari sisi militer maupun kemanusiaan. Ribuan warga sipil di Lebanon dilaporkan mengungsi akibat serangan udara, sementara korban jiwa terus bertambah. Infrastruktur sipil juga mengalami kerusakan luas, memperparah kondisi krisis di kedua wilayah.

Baca Juga: Naiknya Biaya Perang Tekan Ekonomi Israel, Rugi Rp45 Triliun per Pekan

Peningkatan intensitas serangan Hezbollah menunjukkan bahwa konflik berpotensi berkembang menjadi perang regional yang lebih luas. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan AS-Israel telah Bunuh 3.300 Orang Lebih di Iran

Rekomendasi untuk Anda