Moskow, MINA – Rusia telah berjanji untuk “secara mendasar mengurangi aktivitas militer” di sekitar kota Kiev dan Chernihiv, menurut laporan.
Kedua kota tersebut telah menjadi target utama pasukan Rusia, The New Arab melaporkan.
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin mengatakan, ini akan “meningkatkan rasa saling percaya untuk negosiasi di masa depan untuk menyetujui dan menandatangani kesepakatan damai dengan Ukraina.”
Itu terjadi ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjadi tuan rumah pembicaraan antara pejabat Rusia dan Ukraina pada Selasa (29/3).
Baca Juga: Vatikan: Paus Fransiskus Masih dalam Kondisi Kritis
Analis telah mencatat bahwa Rusia telah sering mundur dari janji yang dibuat dalam pembicaraan damai.
Turki dipandang sebagai tuan rumah tepercaya untuk pembicaraan antara Ukraina dan Rusia, dengan Erdogan memiliki hubungan baik dengan kedua belah pihak.
Pembicaraan itu diharapkan dapat mengakhiri perang di Ukraina, yang kini memasuki bulan kedua dan telah menewaskan sekitar 20.000 orang. (T/RI-1/RS2)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Ekonomi Internasional Rusia-Dunia Islam 2025 Siap Digelar di Kazan