MTS Al-Fatah Cileungsi Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru

Cileungsi, Bogor, MINA –  Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah Madrasah Tsanawiyah  (MTS) Al-Fatah Cileungsi, Bogor, membuka pendaftaran calon peserta didik baru tahun pelajaran 2021/2022.

Pendaftaran akan gelombang pertama akan dibuka, pada tanggal 1 Januari 2021 hingga 28 Februari, gelombang kedua 1 Maret hingga 25 April, gelombang ketiga 3 Mei sampai 10 Juni. Demikian keterangan yang diterima MINA Senin, (28/12).

Untuk informasi pendaftaran bisa  menghubungi Bejo Abdul Muntholib 081318519041 dan pendaftaran online, bisa diakses  melalui link berikut: https://mtssalfatahcileungsi.sch.id

Adapun persyaratan pendaftaran yaitu: mengisi Formulir Pendaftaran dengan lengkap, foto copy iIjazah dua lembar yang dilegalisir, foto copy Akte Kelahiran satu lembar, menyertakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP orang tua. Pas Foto 2×3 dan 3×4 masing-masing 2 lembar (berjilbab bagi muslimat), foto Copy BPJS (bagi yang memiliki).

Bagi siswa baru kelas pindahan : surat pindah sekolah dan daftar Nilai/Raport Siswa, mengikuti tes seleksi.

Beberapa prestasi yang telah dicapai siwa/i MTS Al-Fatah Cileungsi yakni: Juara I dan II Kejurda Tapak Suci Kabupaten Bogor, juara I dan II Kejurda Karate Kabupaten Bogor, juara I, II, III Kejuaraan karate antar sekolah se-Jabotabek, juara I (16 siswa).

Kemudian juara II (14 siswa) cabang silat Bekasi Open, Kemenpora tingkat Nasional tahun 2018, Juara I KSM bidang IPA tingkat kecamatan tahun 2016

Pada tahun 2017, juara III KSM bidang IPA tingkat kecamatan tahun 2017, juara I Tahfidzul Quran 5 Juz Putri tingkat kecamatan, juara I Tahfidzul Quran 10 Juz Putri tingkat kecamatan, juara II Tahfidzul Quran 5 Juz Putra tingkat kecamatan, juara III Tahfidzul Quran 5 Juz Putri tingkat kecamatan.

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Fatah menerapkan kurikulum Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama yang terintegrasi dengan kurikulum mandiri yang berbasis Pondok Pesantren.

Kurikulum tersebut bertujuan membekali santri dengan Hafalan Al-Quran, berbahasa Arab/Inggris, membaca kitab kuning.

Sementara itu, pengembangan kepemimpinan dan kepribadian santri dibina melalui program kesantrian yang melibatkan masyarakat sehingga terwujud kemandirian, kejujuran, amanah, bertanggungjawab, tawadlu, disiplin, kreatif dan inovatif. (R/SH/P1

Mi’raj News Agency (MINA)