Muslimapp.id Aplikasi Pertama Buatan Indonesia, Menjawab Kebutuhan Umat

Jakarta, MINA – CEO  (Chief Executive Officer) Muslimapp.id, Rachmad Isdiawan mengatakan, Fithur Muslimapp.id adalah aplikasi pertama buatan Indonesia yang mejawab seluruh kebutuhan umat Islam dalam memudahkan kegiatan sehari-hari.

Rachmad menjelaskan, berawal dari fitur Adzan dan Quran, Muslimapp terus berkembang menghasilkan layanan aqiqah dan qurban dan akan terus mengembangkan layanan lain untuk kemudahan bagi masyarakat Muslim Indonesia, demikian keterangan yang diterima MINA, Rabu (8/11) di Jakarta.

Menurutnya, Indonesia menjadi negara dengan mayoritas Muslim  Maka tidak heran angka ini akan terus melonjak seiring waktu berjalan. Kebutuhan umat muslim terus meningkat seiring perkembangan jaman, teknologi menjadi bahan dasar acuan dalam pengembangan digitalisasi dalam kehidupan sendi-sendi umat Islam.

“Fitur Muslimapp.id dengan data yang kami terima dari masyarakat akan kami jamin terjaga kerahasiaannya,” katanya..

Ia memaparkan, Muslimapp.id berawal  berawal dari mimpi yang ingin membantu memudahkan ibadah masyarakat muslim melalui teknologi.

“Indonesia merupakan negara Muslim terbesar dunia. Berdasarkan data Global Religius Future dan World Bank, penduduk Indonesia yang beragama Islam pada 2019 mencapai 235 juta jiwa atau sekitar 87 persen dari total populasi,” jelasnya.

“Perkembangan teknologi semakin tidak terbendung, kehadiran Muslimapp.id menjadi penggebrak layanan aplikasi untuk memudahkan masyarakat khususnya umat muslim dalam menjalankan roda ekonominya,” katanya selanjutnya.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat menjawab seluruh kebutuhan masyarakat seluruh Indonesia. Kerjasama dengan berbagai unit-unit pemerintahan hingga organisasi masyarakat diharapkan menjadi alternatif opsi pilihan pelayanan di dalam fitur-fitur Muslimapp.id

“Data base pengguna Muslimapp.id, akan terus kami kawal dan tidak terjadi kebocoran data pengguna sebagaimana yang ditakutkan oleh kalangan masyarakat. Kami terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan kementerian bidang terkait dalam akses penggunaan data masyarakat sehingga tidak sembarangan dalam mengakses data yang telah masyarakat percayakan kepada kami,” jelasnya.

“Sampai hari ini Rabu (18/11) kami yakini data base yang tersimpan dalam aplikasi tersebut tidak mengalami kebocoran, tidak dijual belikan untuk kepentingan apapun. Jadi mari masyarakat untuk tetap percaya kepada aplikasi Muslimapp.id sebagai aplikasi produk Indonesia yang pertama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia serta dalam aplikasi ini tidak ada iklan,” ucap Rachmad. (R/R8/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)