Netanyahu Diancam Para Jenderal Militer Israel Jika Perang Berlanjut

Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel diancam para Jenderal militer Zionis Israel yang bertugas di medan tempur, bahwa mereka akan melakukan pemberontakan jika perang di Gaza terus berlanjut.

Mereka tidak mau diperintah untuk menggempur Gaza kembali jika gencatan senjata sementara ini sudah berakhir.

Pemberontakan ini dilaporkan Yoav Zeitoun, koresponden surat kabar Yedioth Ahronoth, Rabu (29/11) di akun X-nya.

Menurut surat kabar tersebut, jenderal- mengancam akan melakukan pemberontakan jika perang di Gaza berlanjut.

Terdapat pertentangan besar di antara lingkaran pengambil keputusan Israel, terkait serangan-serangan yang dilakukan di Gaza.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant sendiri ingin mengerahkan segala upaya untuk melenyapkan Hamas.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di tengah lingkaran pengambil keputusan Israel, akan tetapi Yoav Gallant (Menteri Perang Israel) mengerahkan seluruh upaya untuk melenyapkan Hamas, apa pun risikonya, apa pun bentuknya.” tulisnya.

Namun, para pejabat tinggi militer dan jenderal-jenderal yang bertugas di medan tempur dinilai lebih tahu kondisi di lapangan.

Mereka lantas menolak melaksanakan perintah terkait segala penyerangan ke Gaza.

Sebelumnya Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Rezim Zionis, sudah memperingatkan berlanjutnya konflik dan dampak-dampak berbahaya konflik itu bagi militer Israel.

Menurutnya, berlanjutnya serangan hanya akan membawa kerugian yang besar di kalangan militer Israel.

“Berlanjutnya serangan ke Gaza sangat membahayakan para komandan, perwira militer, dan tentara Israel, hal ini dapat membawa kerugian yang sangat besar bagi persatuan, dan soliditas militer Israel,” tegasnya. (T/R4/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)