Operasi Hari ke 179, Al-Qassam Terus Incar Pasukan Israel dan Ledakkan Kendaraan

Pejuang Mujahidin Al-Qassam terus targetkan pasukan pendudukan zionis Israel yang terus melakukan peneterasi di wilayah Gaza. (Photo: Screenshoot video Al-Qassam/X)

Gaza, MINA – Memasuki hari ke 179, secara berturut-turut Brigade Al-Qassam terus menghadapi pasukan pendudukan Zionis Israel yang melakukan serangan darat ke beberapa front di Wilayah Gaza.

Perlawanan para muajhidin telah mengakibatkan terbunuhnya 600 perwira dan tentara serta melukai lebih dari 3.200 lainnya menurut pengakuan tentara musuh, sementara menurut laporan rumah sakit Israel, korban luka mencapai lebih dari 6.900. Demikian PIC melaporkan.

Selasa (2/4), media militer mengeluarkan sejumlah komunikasi militer tentang operasi jihad yang dilakukan mujahidin Al-Qassam. Mereka menargetkan kendaraan pendudukan dengan peluru Al-Yassin 105, dan menargetkan pasukannya yang bersembunyi di gedung-gedung dengan peluru anti-benteng “TBG”, yang menyebabkan anggotanya terbunuh atau terluka.

Sementara Brigade Syuhada Izz al-Din al-Qassam berduka atas syahidnya Panglima Besar Muhammad Reda Zahedi dan saudara-saudaranya yang gugur sebagai syahid di jalan menuju Yerusalem kemarin, Senin, 22 Ramadhan 1445 H dalam pemboman Zionis yang berbahaya di ibu kota Suriah, Damaskus.

Brigade Al-Qassam mengkonfirmasi dalam sebuah laporan militer bahwa mereka telah menargetkan buldoser militer “D9” dengan peluru “Al-Yassin 105”, di sebelah timur Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah.

Mujahidin Qassam juga mampu menargetkan pasukan Zionis yang bersembunyi di sebuah gedung dengan peluru anti-benteng TBG, menyebabkan satu orang tewas atau terluka di timur Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah.

Sejak hari pertama tanggal 7 Oktober, Brigade Qassam mampu membunuh ratusan tentara dan menangkap sekitar 250 Zionis, sementara rudal Qassam menghantam Bandara Ben Gurion, Ashkelon, Ashdod,dan blok-blok lainnya dengan salvo rudal yang besar, sebagai bagian dari serangan Operasi Pertempuran Badai Al-Aqsa.

Mujahidin Al-Qassam terus terlibat dalam bentrokan sengit dengan senjata berat dan menengah dengan pasukan musuh yang menembus semua front tempur di Jalur Gaza, selain menargetkan pasukan yang diperkuat dengan kendaraan, dengan alat peledak, rudal anti-lapis baja, benteng, dan serangan individu.

Pertempuran Badai Al-Aqsa dimulai subuh pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023 M, dengan serangkaian serangan Mujahidin terhadap pemukiman dan lokasi militer di Jalur Gaza melalui darat, laut dan udara, serta pembunuhan dan penangkapan ratusan warga Zionis, tentara dan perampas kekuasaan. (T/R12/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.