Otoritas Pendudukan Perintahkan Siswa Palestina Kembali Belajar di Sekolah saat Pandemi

Siswa Palestina belajar di Sekolah (foto Quds Press)

Nazaret, MINA – Otoritas Pendudukan melalui Kementerian Pendidikan Israel pada Rabu (29/4) mengeluarkan keputusan agar siswa-siswi Palestina pedalaman kembali belajar ke sekolah di tengah merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19.

Warga Palestina pedalaman adalah keturunan dari sekitar 160 ribu warga Palestina yang tetap tinggal di tanah mereka setelah berdirinya negara pendudukan Israel pada tahun 1948 dan memiliki kewarganegaraan Israel.

Komite Qatar untuk Wali Murid di wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1948 meminta orangtua siswa agar menolak keputusan tersebut.

“Mereka harus memutuskan untuk tidak mengizinkan siswa belajar di sekolah mengingat data dari Kementerian Kesehatan Israel, yang mengindikasikan bahwa kemungkinan penyebaran virus masih ada,” kata Komite Qatar seperti dikutip dari Quds Press, Kamis (30/4).

Komite mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Otoritas Pendudukan mengabaikan kesehatan warganya. Para siswa sangat rentan terinfeksi virus corona karena ketidakmampuan mereka untuk mematuhi instruksi dan rekomendasi mengenai kebersihan.

Para Guru dan staf juga bisa terinfeksi atau menularkan kepada para siswa karena kedekatan mereka. Selain itu, kondisi gedung sekolah belum tentu mempunyai alat-alat kesehatan mencegah virus.

Komite mendesak agar siswa dapat kembali belajar di sekolah pada awal Juni atau Agustus setelah otoritas kesehatan memastikan kondisi kembali normal.

Jumlah total kematian akibat Covid-19 di Israel hingga Selasa (28/4) malam naik menjadi 210, sementara jumlah orang yang terinfeksi mencapai 15.728.

Sementara jumlah warga Palestina pedalaman yang terinfeksi Covid-19 sekitar 660 orang. (T/RE1/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)