Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pangkoarmada RI Dukung Pembangunan RSIA di Gaza

Rana Setiawan Editor : Bahron Ans. - 32 detik yang lalu

32 detik yang lalu

0 Views

Pertemuan delegasi pimpinan Aqsa Working Group (AWG) dengan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) Republik Indonesia, Laksamana Madya Denih Hendrata dalam acara open house Idul Fitri 2025 di rumah dinas Pangkoarmada RI di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025).(Foto: Doc. AWG)

Jakarta, MINA Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) Republik Indonesia, Laksamana Madya Denih Hendrata, menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Indonesia di Kota Gaza,  yang bertujuan membantu warga Palestina di tengah situasi kemanusiaan yang kian memburuk.

Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama delegasi pimpinan Aqsa Working Group (AWG) dan Maemuna Center Indonesia yang dipimpin Pembina Utama AWG sekaligus pembina jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah Indonesia, Imaam Yakhsyallah Mansur. Pertemuan tersebut berlangsung dalam acara open house Idul Fitri 2025 di rumah dinas Pangkoarmada RI di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025).

Hadir pula Ketua Presidium AWG M. Anshorullah, Sekretaris Jenderal Yusuf Maulana, serta sejumlah pimpinan jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Laksamana Madya Denih Hendrata menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan misi kemanusiaan, mengingat situasi di Gaza yang masih bergejolak.

Baca Juga: Khatib Idul Fitri di Istiqlal Sebut Puasa Mabrur Bawa Indonesia Maju

Ia juga menyoroti penderitaan berkepanjangan yang dialami anak-anak di wilayah tersebut, termasuk dampak psikologis dan emosional yang belum terselesaikan akibat konflik berkepanjangan.

“Situasi di Gaza masih sangat dinamis dan penuh tantangan. Oleh karena itu, dalam menjalankan misi kemanusiaan, kita harus berhati-hati agar bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” ujar Denih.

Denih juga menyatakan, pemerintah dan masyarakat Indonesia sudah sangat jauh mendukung Palestina dengan berbagai tindakan nyatanya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap menurunnya relevansi dukungan dari negara-negara Arab terhadap Palestina. Meski demikian, ia berharap pembangunan RSIA dapat berjalan lancar setelah kondisi Gaza lebih stabil, meskipun hingga kini belum dapat dipastikan kapan hal itu terjadi.

Baca Juga: Ruben Onsu Resmi Umumkan Diri Sebagai Mualaf

Sebagai bentuk apresiasi, Imaam Yakhsyallah menyerahkan cendera mata berupa Mushaf Al-Quran dari Masjidil Aqsha, syal Palestina, buku Al-Aqsa: Kewajiban Umat Islam, serta figura Qubatush Sahkrah kepada Laksamana Madya Denih Hendrata.

Ketua Presidium AWG, M. Anshorullah, dalam kesempatan yang sama, mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan terbaik dalam pemulihan Gaza, sebagai bagian dari perjuangan kolektif menuju pembebasan Al-Aqsa dan Palestina secara keseluruhan.

“Dukungan dan doa dari semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan RSIA bisa segera terealisasi. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol solidaritas kemanusiaan bagi rakyat Palestina,” ujar Anshorullah.

Pembangunan RSIA di Gaza membutuhkan anggaran sebesar Rp 402 miliar, dengan tahap awal penggalangan dana sebesar Rp 201 miliar. Sejumlah organisasi kemanusiaan dan lembaga zakat di Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk mendukung proyek kemanusiaan ini.

Baca Juga: Tragedi Jelang Shalat Idul Fitri, Pohon Tumbang Timpa Jamaah, 2 Tewas dan 2 Kritis

Rumah sakit tersebut akan dibangun di atas lahan wakaf seluas 5.000 meter persegi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, berlokasi di dekat Rumah Sakit Anak Al-Rantisi di Gaza City. Dengan luas total bangunan mencapai 10.310 meter persegi, fasilitas medis ini dirancang untuk memiliki empat lantai termasuk basement.

Masyarakat yang ingin berkontribusi dalam pembangunan RSIA dapat berdonasi melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang terlibat dalam proyek ini.

Bantuan sekecil apa pun dapat menjadi harapan bagi masa depan layanan kesehatan bagi rakyat Palestina yang tengah berjuang menghadapi krisis kemanusiaan.[]

 

Baca Juga: Presiden Prabowo Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda