Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

TNI Mulai Seleksi Pasukan Perdamaian untuk Gaza, Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Widi Kusnadi Editor : Rudi Hendrik - Senin, 24 November 2025 - 17:45 WIB

Senin, 24 November 2025 - 17:45 WIB

12 Views ㅤ

TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian (foto: Fpik)

Jakarta, MINA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memulai seleksi prajurit dari tiga matra untuk mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, dan akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga.

Proses seleksi sedang berjalan sambil menantikan mandat akhir dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

TNI menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung keputusan pemerintah terkait misi kemanusiaan dan perdamaian di Gaza.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan pihaknya akan melaksanakan setiap kebijakan dengan profesionalisme dan komitmen terhadap hukum nasional dan internasional.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Jumlah pasukan yang disiapkan tergolong besar: pemerintah berencana mengerahkan hingga 20 ribu personel.

Para prajurit yang diseleksi berasal dari satuan yang rutin ditugaskan dalam operasi militer selain perang (OMSP) dan misi PBB, sehingga telah memiliki pengalaman serta kemampuan interoperabilitas.

Dalam proses seleksi, TNI menilai sejumlah kriteria penting seperti pengalaman prajurit dalam misi kemanusiaan, kesiapan logistik, serta interoperabilitas antar matra.

Kapuspen Mabes TNI menjelaskan proses ini masih berada di level matra masing-masing dan belum ada daftar final personel yang akan dikirim.

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

TNI Angkatan Darat (AD) juga menyatakan kesiapan mengerahkan pasukan, terutama dari satuan zeni dan kesehatan.

Kepala Staf AD, Jenderal Maruli Simanjuntak menyoroti reputasi prajurit TNI yang dianggap memiliki karakter humanis sehingga mudah diterima dalam misi kemanusiaan di luar negeri.

Wakil Ketua Komisi I menyatakan bahwa keberangkatan pasukan Indonesia ke Gaza harus berada di bawah mandat PBB agar memiliki legitimasi internasional dan unsur kemanusiaan yang kuat.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!

Rekomendasi untuk Anda