Parlemen Negara-negara Arab Serukan Tindakan Nyata Akhiri Pendudukan Zionis di Palestina

Peringati Nakba ke-75 Tahun, Parlemen Arab Serukan Komunitas Internasional Ambil Sikap Tegas Akhiri Pendudukan. (Photo: PIC)

Jeddah, MINA – dalam peringatan hari Nakba ke-75 tahun, Senin (15/5) menegaskan dukungannya untuk rakyat Palestina dalam menghadapi kejahatan yang dilakukan pendudukan Zionis Israel dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan nyata demi mengakhiri pendudukan di tanah Palestina.

“Agresi terhadap warga meningkat di Gaza dan Tepi Barat dilakukan pemerintah sayap kanan yang ekstrim itu menargetkan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina, tanah mereka dan kesucian mereka,” demikian pernyataan sebagaimana dilaporkan Palinfo.

Parlemen Arab memperingatkan terhadap kelanjutan kebijakan otoritas pendudukan yang menggusur warga Palestina dari tanah mereka dan memperluas pembangunan permukiman ilegal.

“Ini adalah pelanggaran hukum internasional yang mencolok dan berat. resolusi legitimasi internasional, terutama Resolusi Dewan Keamanan No. 2334,” terang pernyataan itu.

PBB untuk pertama kalinya memperingati 75 tahun Nakba, sebagai kemenangan bagi Negara Palestina dan sebagai pengakuan atas Nakba Palestina, yang merujuk pada tragedi Palestina dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Zionis terhadap rakyat Palestina sejak 1948.

Parlemen Arab meminta masyarakat internasional untuk tidak menerapkan kebijakan standar ganda, dan mengambil langkah serius dengan menekan kekuatan pendudukan, untuk menghentikan semua praktik dan pelanggaran terhadap rakyat Palestina yang tak berdaya dan untuk memberi mereka perlindungan dan pemberdayaan internasional.

“Di antara hak-haknya yang sah, yang terpenting adalah pendirian negara merdeka dengan kota Yerusalem sebagai ibu kotanya,” tutup pernyataan itu. (T/R12/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Widi Kusnadi

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.