SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembicaraan AS-Iran Tanpa Kesepakatan, Delegasi Tinggalkan Pakistan

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - 24 jam yang lalu

24 jam yang lalu

5 Views

Islamabad Talks (Gulf Times)

Islamabad, MINA – AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang, setelah pembicaraan maraton sejak Sabtu (11/4) hingga Ahad (12/4) di ibukota Pakistan, Islamabad. Kedua delegasi pun mulai meninggalkan Islamabad, kembali ke negaranya masing-masing.

Masing-masing pihak saling menyalahkan atas kegagalan negosiasi 21 jam untuk mengakhiri pertempuran, yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat harga minyak global melonjak sejak dimulai lebih dari enam pekan lalu.

“Kabar buruknya adalah bahwa kami belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu adalah berita buruk bagi Iran lebih dari berita buruk bagi Amerika Serikat,” kata Wakil Presiden JD Vance, kepala delegasi AS, kepada wartawan sesaat sebelum meninggalkan Islamabad.

“Jadi kami kembali ke Amerika Serikat, setelah tidak mencapai kesepakatan. Kami telah membuat sangat jelas apa garis merah kami,” ujarnya, seperti disebutkan Kathmandu Post.

Baca Juga: Perundingan Iran-AS Gagal, Harga Minyak Langsung Meledak

Vance mengatakan Iran telah memilih untuk tidak menerima persyaratan Amerika, termasuk untuk tidak membangun senjata nuklir.

Kantor berita Tasnim melaporkan, tuntutan AS yang “berlebihan” telah menghambat mencapai kesepakatan. Ada kesepakatan tentang sejumlah masalah, selain Selat Hormuz dan program nuklir Iran sebagai poin utama perbedaan.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Iran mengatakan pembicaraan dilakukan dalam suasana ketidakpercayaan.

“Wajar jika kita seharusnya tidak berharap untuk mencapai kesepakatan hanya dalam satu sesi,” kata juru bicara itu.

Baca Juga: Jenderal AL Iran Tegaskan Siap Hadapi AS di Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan “sangat penting” untuk mempertahankan gencatan senjata dua pekan yang disepakati sebelumnya.

Delegasi AS selain Vance, ada utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner. Tim Iran termasuk Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kepala CIA: Trump Harus Dicopot dari Jabatannya

Rekomendasi untuk Anda