Pengamat: Indonesia Harus Meniru Semangat Soekarno Menolak Israel

Direktur Pusat Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia (UI), Abdul Muta’ali  (Foto: MINA)
Direktur Pusat Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia (UI), Abdul Muta’ali (Foto: MINA)

Bogor, 27 Jumadil Awwl 1437/6 Maret 2016 (MINA) – Pengamat sekaligus Direktur Pusat Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia (UI) Abdul Muta’ali mengatakan, pemuda Indonesia harus kembali menegakkan semangat perjuangan Presiden Republik Indonesia (RI) yang pertama, Ir. Soekarno dalam menolak Israel.

Ia menyampaikan, pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang dimulai pada Ahad (6/3) juga harus membahas tentang perkembangan para pemuda di seluruh dunia yang cenderung bungkam akan perjuangan pemuda Palestina.

“Seharusnya kita bangga karena Indonesia dipilih menjadi tuan rumah KTT OKI 2016, karena Indonesia juga bisa menjadi mediator perdamaian seluruh umat Islam di dunia dalam membela Palestina,” kata Abdul pada Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Ahad (6/3).

Ia mengatakan, masyarakat Indonesia harus keluar dari masalah-masalah internal yang ada di Indonesia dan sedikit mengesampingkan masalah diri sendiri, untuk lebih tahu isu internasional yang sedang terjadi.

Abdul berharap, KTT OKI 2016 agar lebih fokus menyelesaikan masalah internal yang terjadi di Palestina terlebih dahulu, salah satunya adalah konflik politik yang tejadi antara Hamas dan Fatah yang memiliki peran 50% di Palestina. (L/mar/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)