Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggalangan Dana Pembangunan Pusat Islam Komunitas Muslim Indonesia Pertama di Sydney Australia

Rana Setiawan - Sabtu, 19 Mei 2018 - 12:28 WIB

Sabtu, 19 Mei 2018 - 12:28 WIB

0 Views

(Foto: Istimewa)

Komunitas muslim Indonesia di Sydney menyambut Ramadhan tahun ini dengan cara yang unik. Bersedekah di acara penggalangan dana (Fundraising Dinner) pembangunan gedung Ashabul Kahfi Islamic Centre (AKIC) Sydney menjadi pilihannya.

Lebih dari 250 tiket terjual untuk acara yang diadakan di Gedung Orion Function Centre pada hari Ahad malam, 13 May 2018. Gedung yang terletak di jalan Beamish St, Campsie tersebut dipenuhi masyarakat Indonesia dari berbagai komunitas Islam di Sydney sejak sore hari.

Mereka antusias mengikuti penggalangan dana yang diadakan oleh Ashabul Kahfi tahun ini. Di antara komunitas masyarakat Islam Indonesia yang terlihat menghadiri acara tersebut seperti komunitas masyarakat Minang Saiyo, CIDE (Centre of Islamic Dakwah and Education), komunitas pengajian Iqro, ODOJ Sydney, Dompet Dhuafa Australia, IMNA (Indonesian Moslem Nurses Association), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), FISI, IIA, Al-Irsyad, MT Al-Ikhlas, Fajar Islam, Cahaya Islam, Forum Jum’at, Al-Baraqah, Uswatun Hasanah, Macquarie University, Pengajian Selasa, Salsabila, Anshar, MHS, IMGT, IKAPABASKO, ONE BROTHER, Komunitas AAS (Aceh Australian Society) dan beberapa komunitas Islam Australia seperti ANIC (The Australian National Imam Council), Burmese Muslim Sunni Community Australia, dan Darul Fatwa Australia.

Acara yang juga dihadiri oleh Konsul Jenderal RI di Sydney Heru Hartanto Subolo dan Presiden Indonesian Community Centre (ICC) di Sydney Endi Dharma menciptakan antusiame tersendiri bagi masyarakat muslim Indonesia di Sydney.

Baca Juga: Perhatian Terhadap Yatim Piatu di Lingkup Nasional dan Internasional

Antusiasme ini muncul bukan tidak beralasan, di antara penyebabnya adalah Ashabul Kahfi Islamic Centre yang telah diperjuangan melalui jalan yang panjang, Insya Allah akan menjadi Islamic Centre (Pusat Islam) pertama di Sydney yang dibangun oleh komunitas Indonesia.

Acara penggalangan dana Ashabul Kahfi turut menghadirkan dua orang penceramah; Ustaz Dr. Henmaidi dari Universitas Andalas (didatangkan melalui bantuan CIDE) dan Presiden ANIC Sheikh Shady Suleman. Kedua penceramah ini berhasil menghipnotis dan membangunkan ghirah peserta Fundraising Dinner untuk bersedekah.

Alhasil, dalam waktu empat jam terkumpul komitmen donasi sebanyak 155.500 Australian Dollar atau sekitar Rp1,6 miliar dari peserta penggalangan dana pada malam tersebut. Ini merupakan langkah awal yang sangat positif dari seluruh kalangan masyarakat Indonesia di Sydney. Memang angka tersebut masih jauh dari total biaya yang dibutuhkan Ashabul Kahfi.

Seperti yang dipaparkan oleh Bapak Nurhakim selaku pimpinan proyek, bahwa pembangunan gedung Islamic Centre ini setidaknya bisa menelan total biaya sebanyak 1,5 juta Australian Dollar atau setara dengan angka Rp 16 miliar.

Baca Juga: Memahami Makna Hidup Berjama’ah

“Tentu ke depan harus ada penggalangan dana lanjutan untuk menyelesaikan proyek pembangunan Ashabul Kahfi Islamic Centre ini,” ujar Nurhakim.

Acara tersebut juga berhasil menggandeng beberapa sponsor seperti SICHMA, Netfare, Human Initiative dan MCCA. Semua lembaga sponsor tersebut adalah lembaga berbasis Islam yang terdaftar di Australia.

Dr. Chalidin Yacob selaku Pendiri Ashabul Kahfi yang juga salah satu anggota eksekutif dari ANIC untuk wilayah Sydney (setara dengan Majelis Ulama Indonesia) mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan mendoakan seluruh donatur yang terlibat pada malam tersebut mendapatkan pahala shadaqah jariyah atas ketulusan dan keikhlasan komitment yang dibuat terhadap pembangunan Ashabul Kahfi Islamic Centre.

Di samping itu Dr. Chalidin juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas beberapa kendala teknis di awal acara khususnya dalam penerimaan jumlah peserta yang sudah melebihi kapasitas seats yang tersedia.

Baca Juga: Larangan Memberikan Loyalitas dan Pertemanan dengan Yahudi

“Terlepas dari kendala tersebut, kami beserta segenap pengurus Ashabul Kahfi tetap mengharapkan jalinan silaturahim yang terus terjaga antar komunitas Islam di Sydney, apalagi kita sedang menyambut Ramadhan bulan penuh berkah ini,” kata Dr. Chalidin di sela-sela penutupan malam penggalangan dana.

Dan sebagai solusi alternatif, Ashabul Kahfi telah menyediakan kolom donasi di website resminya https://ashabulkahfi.org.au/donation/ bagi yang tidak sempat berkontribusi pada malam penggalangan dana yang lalu.

Ashabul Kahfi Islamic Centre Sydney

Ashabul Kahfi Islamic Centre (AKIC) adalah sebuah Not-for-profit organisation yang terdaftar di Australian Charities and Not-for-profit Comission, berdiri sejak tahun 1998 di sebuah unit apartemen di wilayah suburb Lakemba, sebelah barat Sydney.

Baca Juga: Perang Digital Membela Palestina

Dimulai dengan hanya enam orang murid yang berkeinginan belajar membaca Al-Quran, melalui salah satu cabang organisasi, Ashabul Kahfi Language School (terdaftar di Department of Fair Trading NSW – Reg. No. Y2814224) saat ini melayani lebih dari 100 orang murid yang hadir setiap pekan untuk belajar Al-Quran, Islamic studies, dan kelas bahasa dan budaya Indonesia.

Adapun tujuan utama dari Ashabul Kahfi Islamic Centre adalah untuk ikut berperan aktif dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi dan budaya yang sesuai dengan ajaran Islam dan untuk memperlihatkan keindahan agama Islam ke dalam masyarakat Sydney dan sekitarnya yang mayoritas adalah non-muslim.

Saat ini, sebagian besar kegiatan yang diadakan, dilaksanakan di tiga lokasi; Sekolah Punchbowl Public School, Padstow Senior Citizen centre dan mushalla Ashabul Kahfi; dua rumah sederhana yang beralamatkan di 10-11 Edget st, Wiley Park, NSW. Tetapi dengan semakin berkembangnya kegiatan dan bertambahnya jumlah murid, fasilitas yang ada sekarang sudah tidak mencukupi lagi sehingga dibutuhkan pengembangan pada lahan bangunan yang telah ada sekarang. (AK/R01/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Diplomasi Publik Israel

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Kolom
Dunia Islam