Cileungsi, Bogor – Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur berpesan kepada para peserta Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) ke-5 Pondok Pesantren Al-Fatah seluruh Indonesia untuk melaksanakan perlombaan dengan diniatkan ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Hal itu disampaikan Ustaz Abul Hidayat Saerodjie yang mewakili Imaam Yakhsyallah dalam pembukaan MQK secara daring, Sabtu (30/1) malam mulai pukul 20.00 WIB.
“Artinya, peserta yang mengikuti lomba ini diniatkan karena Allah, ajang MQK ini dilaksanakan bukan untuk menang atau kalah,” kata Ustaz AHI sapa akrabnya, menyampaikan pesan Imaam.
Ia menegaskan, menang atau kalah jangan dijadikan tujuan utama, akan tetapi menjadi ajang fastabiqul khoirat (berlomba-lomba dalam kebaikan).
Baca Juga: Jasamarga Perpanjang “Contraflow” Tol Cikampek dari KM 47 sampai KM 70
“Masing-masing harus bisa mengambil hal positif untuk mengembangkan tarbiyah ke depan,” katanya.
Selanjutnya ustaz AHI menyampaikan salam Imaam yang masih dalam masa pemulihan kesehatan, khususnya kepada para peserta, para panitia MQK di berbagai wilayah dengan ucapan Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
“Mari kita berdoa, mudahan-mudahan acara berjalan lancar, mendapatkan fadilah dan hikmah dalam pelaksanaan musabaqah ini. Sehingga mengembangkan dinamika hal-hal positif untuk masa datang,” kata Ustaz AHI.
Ketua Panitia MQK yang juga Mudir Ponpes Al-Fatah cabang Wonogiri, Ustaz Ahmad Fauzi mengatakan kepada MINA, MQK biasanya diadakan berbarengan dengan kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan menjelang puasa Ramadhan setiap tahunnya.
Baca Juga: Buat yang Berlibur ke Semarang, Cek Prakiraan Cuaca Hari ini
“Namun dikarenakan pandemi Covid-19, diputuskan tetap dilaksanakan, namun secara virtual,” kata Ustaz Ahmad.
Ia menjelaskan, ada empat perlombaan kategori putra dan putri; Pertama Tahfidzul Quran, katagori 10, 20 dan 30 juz. Kedua, Tahfidzul Hadits, ada dua hadis Arbain dan Bulughul Maram. Ketiga. Qiroarul Kutub yaitu mengenai tentang dalil-dalil Jamaah Imamah dan dalil-dalil tentang Masjidil Aqsa dan Keempat, dan keempat, Pidato bahasa Arab dan Inggris dengan tema “Al-Aqsa dan Jamaah Imamah.
Ponpes Al-Fatah merupakan lembaga pendidikan dengan beberapa lembaga di dalamnya yakni, sekolah madrasah (MI,MTs, MA), Lembaga Tahfidz, Halaqah Diniyyah, dan Lembaga Bahasa, yang memiliki sekitar 23 cabang di seluruh Indonesia. (L/R8/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Suasana Idul Fitri, Jakarta akan Diguyur Hujan Selasa Ini