Pikat Wisatawan Rusia, Indonesia Ikuti Pameran Pariwisata di Moskow

Pelaku industri pariwisata Indonesia tawarkan paket-paket wisata Indonesia di 26th Moscow International Travel & Tourism Exhibition (MITT) di Moskow yang berlangsung tanggal 12-14 Maret 2019.(Foto: KBRI Moskow)

Moskow, MINA – Untuk lebih menarik arus wisatawan Rusia ke Indonesia, Indonesia kembali ikut serta pada pameran wisatawan terbesar di Rusia  26th Moscow International Travel & Tourism Exhibition  (MITT) di Moskow yang dibuka tanggal 12-14 Maret 2019.

Pada pameran ini, Indonesia melalui Kementerian Pariwisata tampil dengan paviliun seluas 70 m2 yang representatif dan menarik perhatian pengunjung, sebagaimana keterangan pers KBRI Moskow yang diterima MINA, Sabtu (16/3).

Paviliun Wonderful Indonesia  meminjamkan foto-foto destinasi pariwisata Indonesia. Tampilan khusus kostum Malang Karnaval dan beberapa tarian daerah Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang disajikan khusus oleh barista Indonesia.  

Sebanyak 11 industri Indonesia turut hadir pada pameran tersebut. Mereka menawarkan tujuan-tujuan wisata dan menawarkan paket-paket wisata di Indonesia, serta mengembangkan mitra kerja dengan Rusia atau temu bisnis.

Menurut Agus Setiawan, Kepala Bidang Pemasaran Area IV (Eropa IV) Kementerian Pariwisata RI, keaktifan Indonesia pada berbagai kegiatan promosi pariwisata di Rusia, seperti MITT, Festival Indonesia dan  Otdykh Leisure diharapkan dapat lebih meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia.

Dia mengatakan, dengan berbagai upaya yang dilakukan, target 160.000 kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia tahun 2019 diharapkan dapat diterima.

“MITT dengan jumlah Destination Management Company dan wholesaler  yang hadir diharapkan dapat lebih banyak menjual paket-paket wisata ke Indonesia,” kata Agus Setiawan.

MITT merupakan salah satu pameran terbesar di Rusia yang diadakan setiap tahun untuk menawarkan paket-paket dan tujuan wisata, khusus untuk masa liburan musim panas di Eropa, termasuk Rusia.

MITT 2019 diikuti lebih dari 1.800 perusahaan dari 54 negara, diikut adalah Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Mesir, Yunani, Qatar, Turki, dan Italia.

Rusia sebagai pasar wisatawan potensial. Warga Rusia yang melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk berlibur, sangat banyak.

Menurut Asosiasi Operator Tur Rusia (ATOR) yang menggantikan data Dinas Perbatasan FSB Rusia, pada tahun 2018 lebih dari 44,5 juta warga Rusia melakukan perjalanan ke luar negeri, 1,22 juta perjalanan di Thailand, dan 556 ribu perjalanan ke Vietnam.

Jumlah perjalanan warga Rusia ke luar negeri tahun 2018 naik 6,1% dari tahun 2017.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata RI, pada tahun 2018 wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 125.697 orang, naik 6,95% dari tahun 2017 sebanyak 117.532 orang.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, mengatakan berbagai upaya yang dilakukan Indonesia untuk lebih meningkatkan arus wisatawan Rusia ke Indonesia.

Upaya tersebut mulai dari promosi yang gencar, hingga adanya langsung dari Rusia ke Indonesia.

Menurut Dubes Wahid, yang menggembirakan dalam tiga tahun terakhir ini adalah jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia meningkat rata-rata 12%.

Dia menjelaskan, pada bulan Februari 2019 ditampilkan 12.517 kunjugan warga Rusia ke Indonesia, atau naik 24,4% dari periode yang sama tahun 2017 dan merupakan yang tertinggi di Eropa. Meskipun terjadi peningkatan, jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia masih belum maksimal.

“Saat ini sudah ada yang diluncurkan Rusia yang melakukan perpindahan langsung dari Moskow ke Bali. Diharapkan dalam waktu dekat Garuda Indonesia akan mulai diluncurkan langsung Bali-Moskow,” kata Dubes Wahid.

Dubes Wahid meyakini penerbangan langsung ini akan lebih mendongkrak peningkatan arus wisatawan Rusia ke Indonesia, selain memudahkan RI untuk penyelamatan buah-buahan tropis ke Rusia. (L/R01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)