PKS Dukung Rencana MER-C Bangun RSI di Yaman

Kunjungan tim MER-C ke kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, MD Building, Jakarta, Selasa (05/12). (Foto: Aliya/MINA)

Jakarta, MINA – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri mengatakan partainya siap mendukung Lembaga Kemanusian Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) yang merencanakan untuk membangun rumah sakit di wilayah Hadramaut, Yaman.

“PKS sangat mendukung dan mengapresiasi program MER-C untuk membuat rumah sakit di Yaman dan apa yang bisa kita bantu sebagai tokoh-tokoh politik, insya-Allah kita siap,” ujarnya kepada Mi’raj News Agency (MINA) di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, MD Building, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (05/12).

Sebelumnya tim MER-C melakukan silaturahmi ke DPP PKS dan mengemukakan rencana program-programnya ke depan di Yaman yaitu, mengirim tim advance dan mendirikan rumah sakit di wilayah Hadramaut.

“Kunjungan MER-C semacam ini, insya-Allah kita juga akan melakukan kunjungan balasan,” katanya dalam menanggapi kunjungan MER-C.

Menurutnya, adapun dukungannya terkait rencana pembangunan RSI di Yaman, memberikan motivasi kepada masyarakat dengan menyisihkan hartanya untuk membantu program tersebut.

“Umpanya menggalang dana, kalau partai politik tidak bergerak dibidang itu, tapi dengan memberikan motivasi kepada masyarakat yang memiliki kelebihan harta untuk bersama-sama mendukung program MER-C,” katanya.

Dalam mewujudkan program tersebut perlu dukungan dari banyak pihak, terutama rakyat Indonesia yang selama ini menjadi penyumbang terbesar RSI di Gaza yang diinisiasi MER-C sebelumnya.

“Untuk kemaslahatan umat, tidak hanya bergerak disatu segmen saja. Ada yang dipolitik, sosial, pendidikan dan lainya, jadi semuanya harus menjalin satu kesatuan yang indah hingga saling melengkapi, membantu dan menyempurnakan. Dimanapun posisinya semua bisa membantu program yang direncanakan oleh MER-C,” jelasnya.

Terkait rencana pembangunan RSI di Yaman, Divisi Konstruksi MER-C, Ichsan Thalib menyampaikan bahwa sudah ada yang menawarkan tanah wakaf untuk lokasi pembangunan. Namun tim MER-C belum melakukan survey lokasi dan assessment lebih lanjut ketempat tersebut karena belum mendapat perizinan untuk akses Yaman.(L/R10/RS3)

 

Mi’raj News Agency (MINA)