New York, MINA – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, ada kemunafikan yang mencolok dalam menangani isu Palestina. Ia menyerukan agar komunitas internasional menentangnya.
“Komunitas internasional harus berbicara menentang kekejaman yang dilakukan terhadap Palestina, menentang pelanggaran hak asasi manusia, ketidakadilan dan pelecehan oleh rezim,” kata Anwar dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-78 di New York, Amerika Serikat, Jumat (22/9).
Anwar juga menyebut, politik perampasan tanah Palestina terus berlanjut dengan pembangunan pemukiman ilegal Israel.
“Merampas tanah warga Palestina yang menjadi hak mereka. Hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Hal ini juga menimbulkan hambatan bagi solusi dua negara,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Kota Rafah: Warga yang Terjebak di Tel al-Sultan Hadapi Genosida Israel
Belum lagi, lanjut PM Malaysia itu, pembunuhan terhadap warga Palestina yang terus berlanjut.
Sidang Majelis Umum PBB dihadiri oleh para kepala negara/pemerintahan, menteri, dan pejabat tinggi negara dari seluruh dunia. (T/RE1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dokter AS di Gaza Ceritakan Serangan Udara Israel Bunuh Pasiennya