
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: dok. Nahar Net)
Yerusalem, MINA – Polisi Israel datang ke rumah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam rangka pemeriksaan yang kedelapan kalinya terkait tuduhan kasus korupsi dan penipuan.
Media melaporkan Jumat (2/3), bahwa detektif tiba di kediaman resmi Netanyahu di Yerusalem dengan dua kendaraan sekitar pukul 09:00 waktu setempat.
Namun, polisi tidak mengeluarkan konfirmasi resmi bahwa pemeriksaan sedang berlangsung.
Pada saat yang sama, media melaporkan, penyidik mengambil pernyataan dari istri Netanyahu, Sara, di markas penanganan kasus penipuan nasional di dekat Tel Aviv, demikian Nahar Net melaporkan.
Baca Juga: Milisi Israel Bakar Rumah dan Kendaraan Warga Badui Palestina di Yerusalem
Nir Hefetz, mantan penasihat media untuk keluarga Netanyahu, dan Shaul Elovitch, pemegang saham pengendali perusahaan telekomunikasi Bezeq, keduanya telah ditahan karena terkait dengan kasus penipuan yang diduga melibatkan Perdana Menteri.
Keduanya termasuk di antara tujuh tersangka yang ditangkap pekan lalu.
Elovitch telah diberi konsesi bisnis sebagai imbalan atas pemberitaan positif Netanyahu di Walla!, sebuah situs berita yang dimiliki Bezeq.
Sedangkan Hefetz diduga bertindak sebagai utusan antara Netanyahu, Bezeq dan Walla!.
Baca Juga: Israel akan Tunda Pembebasan Tahanan Palestina
Dia juga dicurigai mencoba menyuap hakim pensiunan untuk memblokir penyelidikan terhadap istri Perdana Menteri atas dugaan penyalahgunaan dana publik. (T/RI-1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Wilayah Nablus