Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[POPULER MINA] Aksi Demonstrasi di DPR Jakarta hingga Tragedi Ojol Terlindas

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - 27 detik yang lalu

27 detik yang lalu

0 Views

Satuan Brimob mengamankan aksi demo (foto: X)

MINA – Aksi demonstrasi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR RI berujung ricuh di Jakarta menjadi sorotan pembaca minanews.net dalam sepekan (25-31 Agustus 2025).

Kerusuhan demo tersebut memicu korban luka hingga korban jiwa, memaksa Presiden Prabowo Subianto turun tangan memerintahkan investigasi menyeluruh terhadap insiden yang terjadi.

Kericuhan bermula pada Senin (25/8) ketika massa pendemo menjebol pintu belakang gedung DPR, membakar motor, melempar batu, dan menyalakan petasan. Meski situasi memanas, DPR menegaskan tetap menerima aspirasi publik dengan tertib.

Tuntutan para pendemo tidak hanya mencakup pembatalan kenaikan tunjangan DPR yang disebut mencapai Rp100 juta per bulan, tetapi juga menuntut transparansi anggaran, pembubaran DPR RI, pemakzulan Wakil Presiden Gibran, serta penolakan terhadap RKUHP.

Baca Juga: Ketua MUI Lampung: Pemimpin yang akan Mewarisi Bumi dari Kaum Tertindas

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara tertib dan damai. Ketua DPR Puan Maharani turut menegaskan bahwa pihaknya siap menampung tuntutan masyarakat untuk perbaikan kinerja lembaga.

Namun aksi terus berlanjut hingga ke pintu belakang gedung DPR, di mana massa menjebol pintu kecil dan membakar motor yang berhasil dibawa masuk ke lokasi unjuk rasa. Pos satpam juga dirusak dengan kaca pecah berserakan akibat lemparan batu.

Polisi akhirnya menembakkan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa yang bergerak ke arah Gelora Bung Karno (GBK). Hingga siang, enam orang telah ditangkap dan diamankan aparat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pada Jumat (29/8), gelombang protes berlanjut dengan aksi ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Kwitang Raya, Jakarta Pusat. Mereka menuntut keadilan atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis Brimob sehari sebelumnya.

Baca Juga: MUI Imbau Warga Tidak Melakukan Penjarahan dan Anarkisme dalam Aksi Demo

Massa berkumpul sekitar 200 meter dari Markas Komando (Mako) Brimob Polda Metro Jaya. Meski sempat mundur, mereka kembali memenuhi jalanan hingga situasi memanas. Aparat TNI AD dan TNI AL dikerahkan untuk menjaga ketertiban di sekitar lokasi.

RS Pelni Jakarta Barat melaporkan menangani 14 korban luka dari aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI. Sepuluh korban telah diperbolehkan pulang, sementara empat lainnya masih dirawat dalam kondisi stabil di bawah pengawasan tim medis.

Sementara itu, Fraksi Partai NasDem melakukan rotasi jabatan dengan memindahkan Ahmad Sahroni dari posisi Wakil Ketua Komisi III ke Komisi I DPR. Publik menilai rotasi ini terkait kontroversi pernyataannya yang mendukung penangkapan demonstran di bawah umur.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya Affan Kurniawan. Ia menegaskan perintah investigasi tuntas dan memastikan aparat yang terbukti melanggar akan dihukum sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: AS Tolak Visa Pejabat Palestina, AWG: Bentuk Arogansi Politik

Kerusuhan berlanjut pada Jumat malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat, ketika Halte TransJakarta Senen Sentral dibakar massa. Sebelumnya, fasilitas halte dirusak dan mini market di dalamnya dijarah sebelum api membesar melalap sebagian bangunan.

Aparat keamanan masih bersiaga di sejumlah titik strategis untuk mencegah kerusuhan lanjutan, sementara publik menunggu hasil investigasi yang dijanjikan Presiden sebagai bentuk pertanggungjawaban negara. []

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Tabligh Akbar Lampung: Imaam Yakhsyallah Tegaskan Persatuan Umat Kunci Kemenangan

 

Rekomendasi untuk Anda