Presiden Lebanon: Serangan Drone Israel Deklarasi Perang

Beirut, MINA – Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan, serangan pesawat tak berawak (drone) Israel ke Beirut pada akhir pekan adalah “deklarasi perang” yang membenarkan tanggapan militer.

“Apa yang terjadi adalah deklarasi perang,” kata Michel Aoun kepada Jan Kubis, Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, dalam pertemuan Senin (26/8), demikian Al Jazeera melaporkan.

“Ini memungkinkan kami untuk menggunakan hak kami untuk mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan dan integritas teritorial kami,” tambahnya, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.

Di hari yang sama, Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengatakan, pemerintahnya ingin menghindari eskalasi dengan Israel, tetapi masyarakat internasional harus menolak “pelanggaran terang-terangan” Israel atas kedaulatan Lebanon.

“Pemerintah Lebanon melihat cara terbaik untuk menghindari situasi ke arah eskalasi berbahaya, tetapi ini menuntut masyarakat internasional untuk menegaskan penolakannya atas pelanggaran terang-terangan ini,” kata Hariri kepada duta besar dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, kata kantornya.

Drone yang diduga kuat milik Israel ditembak jatuh di pinggiran selatan Beirut pada Ahad, memicu reaksi keras dari pemimpin gerakan Hizbullah. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)