Hebron, MINA – Pasukan Pendudukan Zionis Israel meningkatkan serangannya di daerah Tepi Barat dengan perintah penghancuran sebuah rumah di Hebron sehingga memicu bentrok antar penduduk setempat dan melukai seorang bocah Palestina berumur 14 tahun, serta menangkap dua pemuda di Jenin, Rabu (4/1).
Sumber-sumber lokal sebagaimana Shehab News Agency melaporkan, bentrokan antara pemuda dan pasukan pendudukan di pintu masuk kamp Al-Arroub di Hebron pun tak bisa dihindari, mereka menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata ke arah warga sehingga mengenai seorang anak berumur 14 tahun dengan peluru tajam di kakinya.
“Anak tersebut mengalami luka sedang, dan dua pemuda ditangkap dari kota Qabatiya, selatan Jenin,” ungkap sumber itu.
Selain peristiwa itu, Seorang aktivis di Komite Perlindungan di selatan Hebron, Fouad Al-Amour mengatakan, pasukan pendudukan juga menyerbu Desa Susiya, sebelah timur Yatta dan memerintahkan pembongkaran rumah seluas 80 meter persegi dan menghentikan pekerjaan di tenda perumahan milik Khaled Nawaja.
Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza
Direktur Klub Tahanan di Jenin, Montaser Sammour mengatakan, Pasukan pendudukan menangkap dua pemuda, Abd al-Hadi Issam Ahed Alawneh dan Abdallah Ahmad Zakarneh, selama peninjauan oleh intelijen pendudukan di kamp Salem, sebelah barat Jenin.
Rabu ini, Pengadilan Militer Israel di penjara Ofer memperbarui penahanan administratif tahanan Wissam Walid Muhammad Khashan untuk ketiga kalinya, selama 4 bulan, dari desa Bir Al-Basha, selatan Jenin. Sammour mengatakan, Khashan telah ditahan sejak 10 Januari 2022. (T/R12/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon