Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bersiap Jadi Destinasi Wisata Halal

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman. (Foto: MINA)

Jakarta, MINA – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman menyatakan jika daerah yang dipimpinnya kini sedang bersiap menuju pengembangan wisata halal di Indonesia.

“Kami berkomitmen mewujudkan Babel sebagai destinasi wisata halal, sejalan dengan program (pemerintah pusat) mengembangkan wilayah wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kami tengah menyiapkan semua hal yang diperlukan dalam pengembangan wisata halal ini,” kata Erzaldi kepada Kantor Berita MINA di sela pameran halal Indonesia Expo Halal (INDHEX) 2017 di Gedung SMESCO Convention Hall Jakarta, Jumat (17/11).

Dia menjelaskan usaha yang tengah dilakukan di antaranya memberikan kemudahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bumi Serumpun Sebalai itu untuk mendapatkan sertifikat halal.

Pemprov babel menargetkan 1.000 UMKM bakal mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Produk yang akan disertifikasi mulai dari makanan, kosmetik, hingga hasil kerajinan.

“Sejak awal, kami memang konsen terhadap pengembangan produk halal yang berdampak untuk peningkatan daya saing UMKM. Kami juga akan memperbanyak restoran dan hotel halal,” ujar Erzaldi.

Menurutnya, produk halal sudah berubah menjadi gaya hidup masyarakat, tidak lagi sekadar sesuatu yang tidak haram, melainkan sudah menjadi simbol kualitas produk sehat dan bersih.

Melalui program sertifikasi halal ini, Provinsi Kepulauan Babel berhasil meraih Penghargaan Halal Award 2017 dalam Kategori Khusus Pemerintah Provinsi Halal Terbaik yang diberikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Dia menegaskan, penghargaan Halal Award 2017 akan menjadi pemecut semangatnya untuk lebih meningkatkan potensi Babel dari berbagai sektor terutama memfokuskan diri dalam pengembangan produk halal.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kepulauan Bangka Belitung Elfiyena mengatakan, pada 2017 ini sekitar 150 produk sudah diberikan sertifikasi halal yang sebelumnya telah diseleksi tim LPPOM MUI.

Dia menekankan, ke depan masih dalam masa pengembangan produk terbaru usaha kecil halal yang digerakkan masyarakat. ”Dengan adanya label halal, masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi produk UKM ini, ke depan jumlahnya akan terus ditambah,” jelasnya.

Sekda Babel Yan Megawandi juga mengatakan dalam mewujudkan destinasi wisata halal di Babel, Pemprov mengharapkan keterlibatkan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan terkait seperti MUI, organisasi keagamaan, pelaku industri wisata, dan lainnya.

“Kita memerlukan sinergi berbagai pihak di level pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Kita mengharapkan pendampingan dari pemerintah pusat, terutama kementerian terkait, dalam mengawal pengembangan wisata halal ini. Kita bertekad untuk tidak terlalu lama untuk dapat mewujudkan hal ini,” katanya.

Yan Megawandi mengatakan, Pemprov Babel juga tengah menggalakkan program sosialisasi dan promosi halal dengan skala massif. “Kita berencana tahun depan menjadi tuan rumah pameran internasional halal,” ujarnya. (L/R01/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)